Monday, April 28, 2014

#Indonesia : Anak Indonesia dan Potensinya Yang Terabaikan

Good evening, Ladies and Gentlement....

waktu terasa semakin berlalu, cepet juga ya seminggu itu hehehe...

balik lagi dalam posting mingguan gue tentang #Indonesia....

Terkadang, kita suka miris kalo ngeliat orang Indonesia yang sukses di luar negeri tapi enggak ditanggapi oleh negara, dan berakhir pada perpindahan kewarganegaraan...

seperti yang gue jelaskan dalam beberapa posting sebelumnya, kalo Indonesia itu bagaikan raksasa yang sedang tidur, ketika dia bangun, raksasa itu akan menghantam kemunafikan dari dunia ini...

gue sempet berpikir dan mempertanyakan hal yang berbau agama, pertanyaaan gue adalah "kenapa sih Rasul dan Para Nabi gak diturunkan di Indonesia?" dan pertanyaan ini gue tanyakan pada saat tausiah di Saudi Arabia ketika gue Umrah...

dalam pandangan dan rasa penasaran gue, akhirnya dijawab simple sama pakde gue dengan jawaban, "kamu tau kan sifat asli orang arab?" dan setelah gue tau, gue membanggakan #Indonesia sebagai kewarganegaraan gue...

gue gak mau ngebahas sifat asli orang Arab kayak gimana, biar kalian aja yang nyobain kalo kalian Umrah atau Haji ya hehehehe :D

#Indonesia dikenal dengan negara berjuta kebudayaannya, suku bangsanya...

namun ada satu hal yang mencolok yang membedakan antara orang Indonesia atau orang luar Indonesia, yaitu Ramah nya...

mau apapun suku nya di Indonesia, setiap rumah tangga, setiap keluarga pasti ngajarin yang namanya Ramah-tamah dan Sopan santun...

namun sangat disayangkan, ketika anak sudah dewasa dia bisa berubah, karena lingkungan yang salah...

gak sedikit anak yang terbuang potensinya dan terbawa arus di lingkungannya...

dimana kalo kita liat keadaan anak Indonesia pada jaman ini, sudah kebawa arus globalisasi, mungkin sikap dan watak yang ditanamkan oleh keluarga mereka sudah hilang atau sengaja disamarkan...

gue dibebaskan oleh Orang Tua gue untuk berteman, berpetualang, dan berpendapat... namun dalam kebebasan tersebut, gue dianjurkan untuk tetap membedakan mana yang benar dan yang salah...

kalo kata Ayah gue itu, "berpikirlah setiap saat, berpikir berbeda dengan bengong, kalo misalnya males mikir, mendingan tidur aja..."

yup, gue sangat suka filsafat bebas, sebuah pemikiran bebas dari manusia yang mempetanyakan alam dan lingkungannya sendiri....

beberapa waktu yang lalu, sempet ada orang bertanya kepada gue, "gue diajak Clubbing sama sahabat gue dan temen-temen deket gue, gue gak biasa sama hal itu, gimana cara nolaknya?"

maaf gue pake istilah 'clubbing' karena kegiatan tersebut yang lagi marak jaman ini di kalangan anak muda, sekitar umur 15 sampai 21 tahun.

gue cuman jawab, "ya kalo emang gak suka, tolak aja ajakannya, kasih alasan ke mereka kalo elo gak biasa sama hal-hal yang seperti itu..."

entah orang tersebut mempercayai diri sendiri atau pasrah dibawa arus...

akhir-akhir ini, orang Indonesia banyak banget yang juara di kejuaraan Internasional, tapi media massa gak memberikan pujian yang penting menurut gue, cuman memberitakan aja...

gue kadang-kadang suka bingung sama media massa di Indonesia, mereka kedudukannya jadi lebih tinggi daripada parlemen bahkan presiden... ada isu sedikit langsung dibesar-besarkan...

sejujurnya gue adalah orang yang jarang nonton TV... lebih suka online... pada layanan berita online, gak sedikit ternyata berita yang diberikan itu mengandung unsur tertentu, jadinya malah enggak objektif....

dengan kurangnya pemberitaan tentang prestasi Indonesia, rakyat makin menganggap Indonesia ini negara sampah karena gak punya prestasi, kata siapa?

coba liat negara mana yang paling sering juara olimpiade sains Internasional?
coba liat negara mana yang sering juara dibidang akademis?

apakah prestasi yang dimaksud oleh rakyat itu hanya dalam bidang olahraga saja?
prestasi itu gak cuman olahraga saja, ada banyak prestasi bangsa ini!

sekarang, siapa penemu ekor belakang pesawat yang bisa bikin pesawat belok kanan kiri?
Orang Indonesia!!

siapa penemu konsep ceker ayam untuk konstruksi jembatan?
Orang Indonesia!!

siapa yang berhasil mempertemukan dua dunia yang sempat terbelah saat perang dingin?
Orang Indonesia!!

gue rasa Indonesia ini negara baik, sangat teramat kaya, namun salah kelola, yang gue takutkan sekarang seperti yang dikatakan oleh Rasul gue, Muhammad SAW "ketika orang bodoh memimpin negara ini, maka negara ini akan hancur."

membenarkan sistem, menghancur kan kemunafikan adalah tujuan utama, tapi menjadi pribadi yang lebih baik adalah langkah awal untuk kebaikan negara.

Don't Give Up, #Indonesia

Monday, April 21, 2014

#Indonesia : Wanita Indonesia Dulu dan Sekarang

Selamat sore semua...

balik lagi dengan topik #Indonesia nih...

sekarang tanggal 21 April ya? wah berarti Hari Kartini dong ya kata orang-orang...

kalo misalnya gue ngebahas Kartini itu siapa pasti bakalan bosen karena banyak banget yang ngebahas hal tersebut, pada postingan kali ini gue mau membahas tentang Wanita Indonesia hehehehe....

berat banget ya bahasannya, sebenernya Wanita sudah gue bahas pada postingan-postingan sebelum ini, tapi materi dan pengalaman baru pasti selalu ada di kehidupan hehehe....

sebelum ke Wanita Indonesia, gue mau nanya kenapa sih Kartini aja yang ada Hari nya? padahal Pahlawan Wanita banyak loh, ada Dewi Sartika, Tjut Nyak Dien, Ken Dedes (btw ini pahlawan bukan ya? maaf kalo bukan hehehe), Maria Christina Tiahahu, Cut Mutia, dan masih sangat banyak...

saran aja sih, coba tanggal 21 April ini diubah jadi hari Wanita Indonesia... dan tentunya kalo bisa di liburin hehehehe....

langsung aja nih ke topik pembahasan....

Wanita dan Pria, keduanya gak bakal habis untuk dibicarakan, Wanita dengan masalahnya, Pria pun juga dengan masalahnya, bahkan penelitian tentang Wanita dan Pria ini mungkin gak akan pernah selesai....

beberapa buku yang gue baca tentang Wanita dan Pria, itu ada karangan dari Allen and Barbera... gue baca dimulai dari "Men Are From Mars and Women Are From Venus" dari John Gray, terus yang tadi Allen and Barbera, terus ada buku judulnya Men Brain, Women Brain....

tapi yang gue fokusin kali ini adalah Wanita nya...

gak usah jauh-jauh kalo kita mau ngeliat sifat wanita pada umumnya, kita bisa melihat Ibu kita sendiri.
sosok Ibu yang baik dalam sebuah Rumah Tangga menjadi Fondasi yang sangat teramat utama... melalui Ibu anak bisa belajar, berkembang dan mengetahui baik dan buruknya sesuatu di luar rumah...

maka dari itu, Wanita yang nantinya akan mengasuh anak tersebut, paling tidak harus cerdas, dalam segala hal...

sekarang dari sisi ilmiah, perbedaan antara Wanita dan Pria sangatlah berbeda, dan perbedaan yang membuat jarak antara Wanita dan Pria itu menjadi besar adalah "Kemampuan Multi Tasking"

kemampuan multi tasking atau mengerjakan beberapa hal dalam satu waktu adalah kelebihan Wanita yang diberikan oleh Tuhan, dan bagaimana pada Pria? tetap saja lebih buruk meskipun ada hehehe....

contohnya, coba saja elo (pria) tanyakan letak kaos bergambar burung garuda ke Ibu mu, saat Ibu mu sedang pergi ke supermarket, pasti beliau jawab ada di dalam lemari, sebelah sini, di bagian situ...

dan anehnya elo (pria) sudah mencarinya di bagian situ berkali-kali...

kenapa begitu? Wanita punya kemampuan dimana dia bisa menerka sebuah ruangan, daya ingat yang kuat dan mengerti keadaan di dalam ruangan tersebut.

apabila diliat dari sudut pandang kondisi jaman serba teknologi ini, Wanita muda, apakah mereka masih bisa menjahit?

pertanyaan tadi dari Alm. Nenek gue, disela-sela gue menceritakan teknologi HP yang sudah sangat canggih...

dan Ibu gue pernah berkata kalo "Wanita itu harus bisa ngurusin anak, dia bukan Ibu yang baik kalo sifat dari keluarganya gak ada di anaknya sendiri."

well, topik kali ini gue akhiri dengan...

Terima Kasih :D

Wednesday, April 16, 2014

#Indonesia : Pendidikan Yang Mahal, Tidak Adil, dan Potensi Manusia Indonesia Yang Sangat Baik

Selamat malam....

sebelumnya, gue bakal nge post artikel tentang #Indonesia dari sudut pandang gue. dan postingan tentang #Indonesia ini bakalan terbit setiap minggu.

seperti yang pernah gue bahas di postingan sebelumnya gue pernah ngebahas tentang banyak banget siswa-siswa Indonesia yang juara pada kejuaraan skala Internasional di bidangnya masing-masing, namun hadiah dari pemerintah untuk mereka yang berusaha keras mengharumkan nama bangsa tidak sepadan, akhirnya tidak sedikit PARA JUARA tersebut MENINGGALKAN negara ini, karena NEGARA LAIN LEBIH MENGHARGAI mereka.

Para Juara tersebut tidak berlatarbelakang dari keluarga yang berada atau mampu, mereka juga ada yang tidak mampu...

Mereka butuh sekolah yang lebih tinggi, yang lebih baik lagi...
Mereka sudah membuktikan pada dunia, inilah Indonesia!
sementara balasannya? sangat mengenaskan.

Pendidikan di Indonesia termasuk ke dalam taraf mahal, bayangkan saja, uang untuk masuk TK saja bisa jutaan. sekolah negeri? juga sama.

sekolah negeri favorit? lebih parah lagi dan gila nya fasilitas mereka itu banyak gak bagusnya, mulai dari gedung sampai ke toilet.

gue adalah seorang lulusan SD Swasta, SMP Negeri, SMA Negeri, dan gue masuk ke Universitas Negeri.

pada saat gue menengok SD gue yang lama, ternyata sudah banyak sekali perkembangan dari sisi pembangunannya, hal ini jelas, uang bayarannya naik, seharusnya lebih baik lagi dong fasilitasnya.

pada saat gue tes masuk SMP, gue memilih sekolah favorit yang gue mau, ternyata harusnya nilai gue bisa masuk, karena siswa yang ada di peringkat terakhir SMP negeri tersebut nilainya JAUH di bawah gue, akhirnya gue pun mengurus hal tersebut sama orang tua gue, dan mau tau jawaban mereka apa?

begini jawaban pihak dinas pendidikan DKI Jakarta pada waktu itu : "Sekolah yang milih kamu itu bagus kok, dia baru jadi SSN (Sekolah Standar Nasional - sistem reputasi ini sudah dicabut semenjak Wagub DKI Jakarta yang sekarang menghapuskan sistem sekolah favorit, jadi semua sekolah negeri sama saja, meskipun fasilitasnya sangat ironis perbedaanya) dan kasian juga kan mas, kalo mas dipindah dari sekolah tersebut, murid-muridnya bakal berkurang."

seandainya gue udah bisa ngomong ceplas-ceplos, gue bakal bilang "Fuck you! bodo amat lah gue sama sekolahnya, yang penting gue dapet pendidikan yang baik!"

orang tua gue udah janji untuk memindahkan gue pada kelas VIII nya, namun hal ini harus dibatalkan karena memindahkan anak dari sekolah satu ke sekolah lainnya pada sekitar tahun 2007 tidak mudah pada jaman itu, biasalah ada yang namanya uang, kenalan dan uang.

namun Alhamdulillah gue bisa lulus.

gue pun merasakan hal yang sangat berat ketika gue mencari Universitas negeri...

selain tes masuk, uang bayarannya juga bikin nyesek, gue kadang-kadang ngerasa jadi anak paling bego, iya... balik lagi, biaya kuliah itu gak murah! meskipun orang tua gue selalu bilang uang semesteran gue gak terlalu mahal, tapi coba deh kira-kira anak berumur 18 tahun, bisa gak punya penghasilan lebih dari 2 juta sebulan? mungkin ada, tapi rasio nya kecil.

biaya sekolah di Indonesia sangat mahal! terus ada yang bertanya kepada gue, "kan ada beasiswa?"

Beasiswa? gue sih udah berpikir buruk sama kampus gue yang gak transparan banget sama mahasiswa yang mau ngurus beasiswa. mereka diputer-puter gak jelas.

gue pernah denger berita atau info yang katanya kampus gue mau mengurangi jumlah beasiswa, karena gak ada peminatnya....

WHAT THE FUCK!!! gila ya ngurusnya aja susah banget ini malah mau dikurangin jumlahnya.

gue emang gak suka sama sistem pendidikan di Indonesia, semuanya serba menuntut...

1. siswa dituntut untuk mengerti gurunya
2. siswa dituntut untuk mengikuti pendapat gurunya
3. guru selalu merasa selalu benar
4. guru yang galak, selalu merasa bahwa dia yang paling benar, bahkan dari guru lainnya.

gue gak mau nyebut siapa dia, dimana kampusnya.

sejujurnya gak semua guru atau dosen sama, ada beberapa dosen favorit gue,
selain dia baik, cara ngajarnya pun adil, mahasiswanya mengerti apa yang dia ajarkan.

tidak seperti dosen yang merasa benar, dan memaksakan bahwa pendapatnya yang paling benar.
meskipun dari segi manner dia terlihat baik, tapi terlihat baik saja tidak cukup.

ketika pendidikan di Indonesia sangat sulit dijangkau, jalan apa lagi yang harus dilalui untuk membuat bangsa ini cerdas manusianya?

padahal 250 juta penduduk di Indonesia pasti punya kelebihan, dan kelebihan mereka pasti bisa untuk membangun bangsa ini, keluar dari penjajahan moral yang awalnya benar menjadi buruk.

gue yakin, suatu saat #Indonesia bakal bangun dari tidurnya, dan menghancurkan keburukan yang ada di dunia.

Monday, April 07, 2014

#Indonesia : Raksasa Yang Sedang Tidur

Selamat pagi....

Bagaimana akhir minggu kalian? semoga menyenangkan ya...

Sebuah negara baru, yang seharusnya 50 tahun saja bisa lebih kaya dari Amerika...

namun kesalahan dalam mengelolanya membuat negara ini kacau...

sudah 69 tahun negara ini merdeka, tapi mereka belum merdeka...

sifat penjajahan saat ini bukanlah kekuasaan yang dipaksa dengan kekuatan senjata, namun sifat penjajahan modern adalah dengan cara membujuk, lalu merampas harta kekayaan bangsa #Indonesia...

mungkin kalo dilihat dari kota Sabang sampai Merauke, #Indonesia adalah surga dunia yang jelas sekali terlihat dengan mata dari kepala seseorang...

Banyak sekali potensi yang #Indonesia punya, tidak hanya alam saja, potensi dari sumber daya manusia di #Indonesia juga sangat banyak....

Terbukti pelajar-pelajar Indonesia banyak yang menang di kejuaraan berskala Internasional, dan sayangnya mereka harus pergi meninggalkan bangsa ini, karena bangsanya tidak menghargai mereka yang juara di bidangnya masing-masing...

seharusnya penghargaan untuk yang berhasil membawa nama bangsa ini lebih baik daripada hanya sekedar ucapan terima kasih dan rasa bahagia dari pidato sang presiden...

satu kata saja, lucu...

itulah yang menggambarkan tata kelola Negara Kesatuan Republik #Indonesia ini...

dan gue sebagai warganya tidak peduli terhadap celotehan orang parlemen, gue hanya bisa menyumbangkan karya gue, bukan untuk mereka yang ada di pemerintahan, namun untuk mereka yang ikut berjuang, berusaha keras membangun nama bangsa...

beberapa pemimpin di dunia ini mengakui, seorang raksasa yang sedang tertidur pulas diterpa angin bernama uang...
namun ketika raksasa itu terusik dan terbangun dari tidur nya, maka raksasa itu sulit dihentikan...

dan raksasa itu bernama #Indonesia...

Marilah kita bersama-sama membangunkan raksasa tersebut... sehingga raksasa itu bisa menghancurkan kekuasaan palsu yang sedang menghantui bumi #Indonesia ini...




Saturday, April 05, 2014

#Indonesia : Agama sebagai komoditas

Selamat pagi....

di hari yang cerah dan menyenangkan ini, gue mau ngelanjutin pembahasan gue tentang #Indonesia

seperti yang banyak orang tau kalo tanggal 9 April 2014 itu ada Pemilihan Umum atau Pemilu. selain libur, juga hari itu banyak banget caleg-caleg yang mengadu peruntungannya untuk jadi anggota DPR.

sebelum pemilu, mereka diperbolehkan untuk kampanye, mengenalkan diri mereka ke masyarakat, namun sayangnya buat gue itu hanya buang-buang uang aja, masyarakat gak kenal siapa mereka, tau-tau mereka memaksa masyarakat untuk memilih mereka...

yang gue sesalkan adalah mereka membawa nama Tuhan di kampanye tersebut...

mari kita telaah satu-satu, di sebuah partai yang mengaku partai Islam yang berinisial P*KS, P*KB, P*PP itu mereka membawa nama Allah di poster kampanye mereka. lebih gila nya lagi, ada yang berani mencantumkan Hadis Rasullulah SAW.

mereka yang seperti itu dalam pandangan gue emang udah gak beragama lagi,

Agama di Indonesia sudah jadi komoditas, dijual dan dijadikan alasan. lucu ya, padahal seharusnya Agama itu jadi privasi seseorang, sesuatu yang dibuka ketika sedang ibadah saja, sesuatu petunjuk untuk hidup yang lebih baik lagi...

opini gue, #Indonesia adalah negara dengan berbagai Agama, terbukti ada 5 agama yang diakui oleh negara ini, Islam, Kristen, Hindu, Buddha, Katolik.

Masing-masing agama punya kepercayaan dan cara ibadahnya sendiri, namun lucunya masih ada aja tuh masyarakat agama satu yang ngomentarin cara-cara ibadah agama lain.

dan parahnya mereka ngecap agama lain itu dengan sebutan "KAFIR"

padahal siapa tahu orang yang berbeda Agama tersebut lebih kuat iman nya dibandingkan orang yang berkomentar.

Be Respect to each other, toleransi beragama itu sudah ada di Al-Qur'an (kitab suci Agama Islam, agama yang gue anut), bahkan ada di kitab suci agama lainnya juga.

Mendingan daripada ribut soal Agama, dan memandang diri kita sok suci dihadapan orang lain,
lebih baik bersama membangun Indonesia.

"Untukmu Agamamu, Untukku Agamaku" Q.S Al-Kafirun Ayat 6

Thursday, April 03, 2014

#Indonesia : One Nation

Good afternoon...

today, i will start with my new blog topic, it's called #Indonesia

i will tell you some stories about my Indonesia, in my opinion about my country...

okay...

yang pertama, awalnya, Indonesia adalah sebuah negara yang baik, sangat baik, tertata rapi dengan budaya masing-masing daerahnya...

lebih dari seribu budaya ada di Indonesia, tersebar di lebih dari sepuluh ribu pulau yang berada di Indonesia.

Indonesia memiliki semuanya yang diciptakan oleh Tuhan di bumi ini....

Kekayaan alam? pasti, kalo kita gak punya kekayaan alam, gak mungkin di curi sama Amerika (USA), negara-negara eropa, dan lain sebagainya...

kritik yang sangat keras membanjiri istana negara pada saat ini, yah memang di Indonesia memiliki rakyat yang multi tasking tapi pemimpin di Indonesia gak bisa multi tasking...

mereka hanya bisa satu aja kerjanya, NYUSAHIN RAKYAT.

itu aja sih, padahal kalo mereka meninggalkan gengsi nya dan hidup damai bersama rakyat pasti akan lebih tentram di bandingkan harus mengumpat di balik rumah besarnya itu...

tidak sulit membuat Indonesia sukses, tidak sulit membuat bangsa ini bersatu, asal harus ada pemimpin yang baik di dalam pemerintahan...

Indonesia gue adalah Indonesia yang tegas, Indonesia yang berbakti kepada Tuhan-nya masing-masing, Indonesia yang merangkul satu dengan yang lainnya, Indonesia yang bersimpati, berempati.

Indonesia gue adalah Indonesia yang bersatu. Berbeda pendapat namun tetap saling menghargai, bukan memaksakan pendapat untuk pihak yang kalah.

Tuesday, April 01, 2014

#MusaSharing : Awal dan Akhir

hmm selamat malam...

selamat awal bulan april

gimana udah pada gajian? hehehe

kali ini gue mau nulis tentang perasaan gue ketika gue menjadi fanatik pada sesuatu hal...

ada saat dimana kita suka sama sesuatu, sehingga kita menjadi fanatik, bertindak dan terlihat bodoh untuk hal tersebut.

tapi tak apalah itupun untuk kesenangan kita juga, asal tidak keluar dari norma....

hal yang buat gue fanatik ini awalnya dari tahun 2011, tapi sempet ilang, dan muncul lagi awal tahun 2013... hampir 4 tahun gue fanatik sama hal ini...

berbagai modal gue keluarkan, namun mungkin hanya untuk kesenangan,

gue sempet kepikiran untuk berhenti.... iya berhenti....

semoga bisa, dan gue bakal mencobanya... mungkin akhir tahun ini, atau kalo bisa lebih cepat....
gue harus bisa menata kembali hidup gue...

dan iya, pokoknya gue harus berhenti... di bulan depan atau beberapa bulan ke depan...

semua yang berawal pasti akan ada akhirnya...

dan gue harus mengakhiri ini.... mungkin gue akan menjadi seorang penyuka saja, namun tidak menjadi fanatik...

terima kasih, pengalaman...