Wednesday, April 16, 2014

#Indonesia : Pendidikan Yang Mahal, Tidak Adil, dan Potensi Manusia Indonesia Yang Sangat Baik

Selamat malam....

sebelumnya, gue bakal nge post artikel tentang #Indonesia dari sudut pandang gue. dan postingan tentang #Indonesia ini bakalan terbit setiap minggu.

seperti yang pernah gue bahas di postingan sebelumnya gue pernah ngebahas tentang banyak banget siswa-siswa Indonesia yang juara pada kejuaraan skala Internasional di bidangnya masing-masing, namun hadiah dari pemerintah untuk mereka yang berusaha keras mengharumkan nama bangsa tidak sepadan, akhirnya tidak sedikit PARA JUARA tersebut MENINGGALKAN negara ini, karena NEGARA LAIN LEBIH MENGHARGAI mereka.

Para Juara tersebut tidak berlatarbelakang dari keluarga yang berada atau mampu, mereka juga ada yang tidak mampu...

Mereka butuh sekolah yang lebih tinggi, yang lebih baik lagi...
Mereka sudah membuktikan pada dunia, inilah Indonesia!
sementara balasannya? sangat mengenaskan.

Pendidikan di Indonesia termasuk ke dalam taraf mahal, bayangkan saja, uang untuk masuk TK saja bisa jutaan. sekolah negeri? juga sama.

sekolah negeri favorit? lebih parah lagi dan gila nya fasilitas mereka itu banyak gak bagusnya, mulai dari gedung sampai ke toilet.

gue adalah seorang lulusan SD Swasta, SMP Negeri, SMA Negeri, dan gue masuk ke Universitas Negeri.

pada saat gue menengok SD gue yang lama, ternyata sudah banyak sekali perkembangan dari sisi pembangunannya, hal ini jelas, uang bayarannya naik, seharusnya lebih baik lagi dong fasilitasnya.

pada saat gue tes masuk SMP, gue memilih sekolah favorit yang gue mau, ternyata harusnya nilai gue bisa masuk, karena siswa yang ada di peringkat terakhir SMP negeri tersebut nilainya JAUH di bawah gue, akhirnya gue pun mengurus hal tersebut sama orang tua gue, dan mau tau jawaban mereka apa?

begini jawaban pihak dinas pendidikan DKI Jakarta pada waktu itu : "Sekolah yang milih kamu itu bagus kok, dia baru jadi SSN (Sekolah Standar Nasional - sistem reputasi ini sudah dicabut semenjak Wagub DKI Jakarta yang sekarang menghapuskan sistem sekolah favorit, jadi semua sekolah negeri sama saja, meskipun fasilitasnya sangat ironis perbedaanya) dan kasian juga kan mas, kalo mas dipindah dari sekolah tersebut, murid-muridnya bakal berkurang."

seandainya gue udah bisa ngomong ceplas-ceplos, gue bakal bilang "Fuck you! bodo amat lah gue sama sekolahnya, yang penting gue dapet pendidikan yang baik!"

orang tua gue udah janji untuk memindahkan gue pada kelas VIII nya, namun hal ini harus dibatalkan karena memindahkan anak dari sekolah satu ke sekolah lainnya pada sekitar tahun 2007 tidak mudah pada jaman itu, biasalah ada yang namanya uang, kenalan dan uang.

namun Alhamdulillah gue bisa lulus.

gue pun merasakan hal yang sangat berat ketika gue mencari Universitas negeri...

selain tes masuk, uang bayarannya juga bikin nyesek, gue kadang-kadang ngerasa jadi anak paling bego, iya... balik lagi, biaya kuliah itu gak murah! meskipun orang tua gue selalu bilang uang semesteran gue gak terlalu mahal, tapi coba deh kira-kira anak berumur 18 tahun, bisa gak punya penghasilan lebih dari 2 juta sebulan? mungkin ada, tapi rasio nya kecil.

biaya sekolah di Indonesia sangat mahal! terus ada yang bertanya kepada gue, "kan ada beasiswa?"

Beasiswa? gue sih udah berpikir buruk sama kampus gue yang gak transparan banget sama mahasiswa yang mau ngurus beasiswa. mereka diputer-puter gak jelas.

gue pernah denger berita atau info yang katanya kampus gue mau mengurangi jumlah beasiswa, karena gak ada peminatnya....

WHAT THE FUCK!!! gila ya ngurusnya aja susah banget ini malah mau dikurangin jumlahnya.

gue emang gak suka sama sistem pendidikan di Indonesia, semuanya serba menuntut...

1. siswa dituntut untuk mengerti gurunya
2. siswa dituntut untuk mengikuti pendapat gurunya
3. guru selalu merasa selalu benar
4. guru yang galak, selalu merasa bahwa dia yang paling benar, bahkan dari guru lainnya.

gue gak mau nyebut siapa dia, dimana kampusnya.

sejujurnya gak semua guru atau dosen sama, ada beberapa dosen favorit gue,
selain dia baik, cara ngajarnya pun adil, mahasiswanya mengerti apa yang dia ajarkan.

tidak seperti dosen yang merasa benar, dan memaksakan bahwa pendapatnya yang paling benar.
meskipun dari segi manner dia terlihat baik, tapi terlihat baik saja tidak cukup.

ketika pendidikan di Indonesia sangat sulit dijangkau, jalan apa lagi yang harus dilalui untuk membuat bangsa ini cerdas manusianya?

padahal 250 juta penduduk di Indonesia pasti punya kelebihan, dan kelebihan mereka pasti bisa untuk membangun bangsa ini, keluar dari penjajahan moral yang awalnya benar menjadi buruk.

gue yakin, suatu saat #Indonesia bakal bangun dari tidurnya, dan menghancurkan keburukan yang ada di dunia.

No comments:

Post a Comment