Wednesday, May 28, 2014

#Indonesia : Mengalahkan Singapore Dalam Waktu 3 Tahun

selamat pagi...

selamat liburan bagi yang merayakannya...

setelah seminggu enggak update blog, gue balik lagi...

kali ini dengan pemikiran yang lebih fresh menurut gue...

kenapa? karena gue abis balik dari negara tetangga, yaitu Singapore....

gue kesana untuk ke-3 kalinya, gue menikmati tapi gue mulai berpikir kalo singapore itu mulai membosankan, beberapa yang biasa gue kunjungi mulai enggak "segar" lagi untuk dikunjungi...

mereka ya gitu-gitu aja, promosi yang jor-joran terhadap pariwisata mereka, masih biasa isinya....

gue ngobrol sama supir taksi dan dia mengakui kalo Singapore sedang dalam kemunduran, alias konflik internal dalam pemerintahan sedang panas-panasnya...

kata supir taksi tersebut, Singapore mulai rasis dalam pemerataan penduduk, kenapa dia bilang begitu, ternyata ada alasan dibalik ke-rasis-an Pemerintah Singapore, kebijakan pemerintah sana salah satunya adalah meningkatkan suku tionghoa, atau orang cina untuk tinggal disana...

banyak yang enggak setuju sama pendapat gue, kalo Indonesia lebih baik dari Singapore. Gue dan orang lain yang optimis sering menyampaikan kalo Indonesia itu negara baik yang salah kelola aja, gue yakin orang Indonesia enggak bakal mau tinggal di Singapore karena rasisme mereka lebih tinggi dari orang Indonesia sendiri.

gue akuin dalam hal sopan santun dan keramahan, orang Indonesia nomor satu dan yang terbaik di Dunia, namun masalah toleransi terhadap sesama penduduk, orang Indonesia nol besar, bahkan yang terburuk.

tinggal bagaimana memoles Indonesia ke jalan yang benar aja, bukan dengan sistem-sistem enggak jelas.

enggak jelas maksud gue adalah yang dasarnya atau akarnya enggak kuat.

Belajar dan membaca adalah salah satu pembuka pikiran kita, dengan Ilmu dan Pengetahuan, seseorang bisa mendapatkan sebuah gambaran metode dan teori yang bisa dipraktekan.

memang sulit, dan gue sendiri belum bisa secara langsung mempraktikannya, namun kalo sedikit demi sedikit pasti bisa kok.

asal pondasinya kuat, sistem apapun yang mau diterapkan di Indonesia akan berhasil.

para "Yes Man" dan orang yang gampang dipengaruhin di Indonesia banyak, tapi orang berilmu di Indonesia jauh lebih banyak, orang berilmu itu yang menurut agama gue, orang yang bisa menyeimbangkan dunia dan akhiratnya, dan enggak berat ke salah satu.

Terima kasih.

Friday, May 16, 2014

#Indonesia : Berkembang Lalu Tak Terkalahkan (Bagian Terakhir)

Selamat pagi...

Hari ini umat Buddha sedang menjalankan ibadah Waisak, salah satu prosesinya ada di candi Borobudur

well, sekedar mengingatkan saja kalo yang mau hunting foto di Borobudur pas lagi ibadah Waisak, mohon pengertian nya, kamera elo yang mahal gak bakal bernilai lagi kalo elo sampai ngusik orang beribadah...

gue sering mendengar kalo ngomongin kebaikan itu lebih sulit daripada keburukan, gue juga merasakannya seperti itu, tapi bukan berarti yang dipikiran kita hanya berisi keburukan saja, kalo misalnya keburukan yang menyelimuti tubuh kita, secara otomatis kita ogah buat menjalankan kebaikan. apabila kita enggak mau menjalankan kebaikan, kita gak akan berguna bagi orang lain, kalo kita enggak bisa berguna bagi orang lain, Tuhan yang Maha Menilai orang sudah pasti akan menilai buruk diri kita, dengan penilaian buruk diri kita di mata Tuhan, kita tidak bisa mencapai kenikmatan sejati yang bernama surga.

idealisme seseorang berbeda-beda, hal ini biasa disebut dengan se-visi misi, buat gue orang yang terlalu idealis sampe harus nurutin idealismenya sendiri malah cenderung egois dan enggak mikir orang lain dan lingkungan sekitarnya.

boleh idealis tapi jangan egois, boleh kita berharap menang tapi harus siap kalah.

berbicara tentang Indonesia sama halnya berbicara tentang diri sendiri, banyak banget orang yang lahir di Indonesia, tapi sok-sok-an ngerubah asalnya...

contoh, orang yang lahir di Indramayu, gak suka sama kampungnya, ngerubah kota lahirnya jadi Los Angeles, hidup yang sok kebarat-baratan, mencoba untuk memaksakan dirinya ngomong bahasa Inggris, yang anehnya malah terdengar kayak orang belagu.

pengalaman gue ketemu orang yang kayak gitu udah banyak banget, kalian tau kue Waffle? buat yang tau waffle, ada orang yang nyebut itu kue dengan "crispy bread".... (heh?) no offense sih, tapi daripada mau show off terus salah tempat, dan ngotot sendiri, rasanya pengen ngegampar hehehe....entah gue juga enggak tau apa yang ada dipikiran orang yang kayak gitu...

maaf kalo postingan bagian terakhir ini enggak ada isinya, well gue cuman mau menyimpulkan aja yang ada dari postingan bagian pertama...

Dunia ini luas, Bumi ini luas, di dalamnya ada Indonesia. Indonesia adalah negara, diakui oleh dunia, Indonesia punya ciri khasnya sendiri, begitupun negara lain, masyarakat dalam suatu negara punya kebudayaannya masing-masing, begitupula Indonesia.

Indonesia adalah salah satu negara yang masih bisa berbahagia, karena kita masih bisa merasa aman.
Indonesia termasuk negara yang kaya kok, jadi bergerak optimis aja....
banyak bangsa yang pengen dikenal dunia, akhirnya mereka pencitraan, tapi buat gue sih yang penting kualitas dari diri bangsa tersebut.

Terima kasih telah menyimak :)


Saturday, May 10, 2014

#Indonesia : Berkembang Lalu Tak Terkalahkan (Bagian Pertama)

Selamat malam...

maaf kalo agak lama baru ngeposting lagi hehehe, biasanya hari senin, gara-gara sibuk dan sempet sakit malah gak sempet posting hehehe...

tapi sejujurnya dalam 5 hari yang lalu gue baru mempelajari materi untuk postingan ini, dan tadi siang gue dapet pencerahan... gak lain dan gak bukan dari Orang Tua gue....

Gue adalah salah satu dari ratusan juta anak Indonesia, warga Indonesia, meskipun bercampur daerah tapi gue orang Indonesia...

ngomongin soal Indonesia emang gak bakal ada habisnya, by the way, gue beberapa hari yang lalu baca sebuah artikel online, kalo di Brazil, Koruptor itu di gantung di tiang, entah tiang listrik atau bukan...

tapi mungkin ini bisa jadi sebuah pelajaran dan inspirasi buat rakyat Indonesia. rakyat Brazil aja bisa kok memaksa pemerintahnya yang mereka anggap enggak becus dalam nanganin kasus korupsi buat menghukum sendiri...

buat gue di jaman sekarang istilah "main hakim sendiri" itu BULLSHIT! Kenapa? karena percuma mau ngandelin hukum di Indonesia, dasarnya udah enggak kuat, mereka murah, bisa dibeli.

rakyat harus bergerak, rakyat harus melawan.

waktu KKN gue ngobrol sama temen gue namanya Solihin, dia kuliah di jurusan Hukum, kami ngobrol tentang masa depan Indonesia, potensi yang sangat besar, dan Sumber daya alam dan manusia yang siap melesat melewati negara adidaya.

dia bilang, "mungkin kalo kita bergerak sesuai dengan idealisme, dan punya satu visi, Indonesia enggak bakal jadi negara galau lagi ya."

bener kok, Indonesia bukan negara miskin, meskipun banyak warganya yang miskin, Indonesia negara yang kurang teratur dalam masalah peraturan, makanya galau...

tapi!

Indonesia sedang bersujud, meminta ampun, terbukti banyak banget kemajuan dari beberapa bidang di Indonesia.

salah satunya adalah persenjataan, PT. PINDAD, industri senjata homemade asal Indonesia, senjata nya lebih bagus daripada buatan Jerman.

Industri pesawat terbang dan kapal laut sudah menunjukan tajinya di atas tanah Tuhan yang bernama Indonesia ini.

Indonesia memang masih jauh dibilang negara maju, namun Indonesia terus melangkah, maju ke depan, menengok ke belakang untuk merenung, menghancurkan kemunafikan dengan cara yang di sahkan.

Indonesia sedang berkembang, setelah itu Indonesia tak terkalahkan.