Thursday, December 31, 2015

#Story: Berdebar

Hai,

2015,
Tahun yang terbaik untuk melakukan segala hal,
gue ingat ada kecemasaan saat memasuki tahun 2015.
namun, berhasil ditaklukan, di akhir.

banyak sekali momen terbaik tahun 2015,

Januari, mempersiapkan skripsi

Februari, konser AKB48 di Jakarta, menghangatkan suasana hati.

Maret, berhasil melewati sidang pertama dengan baik.

April, Ulang Tahun Mama. Pertama kali berkunjung ke negara tetangga secara solo.

Mei, Hari instrospeksi diri, bulan yang paling dinanti namun bulan yang mendebarkan.

Juni, Menjelang akhir, namun belum bisa diselesaikan.

Juli, Ramadhan yang indah.

Agustus, perhelatan terbesar dalam hidup, perjuangan kosan tanpa penghuni.

September, peresmian skripsi untuk sidang akhir, berdoa kepada Tuhan agar dilancarkan.

Oktober, berhasil melewati sidang kedua dengan baik. revisi yang menjadikan diri untuk lebih baik.

November, berhasil mengakhiri masa kuliah dengan sangat manis dan menyenangkan, kami menari dan bernyanyi di akhir.

Desember, menutup tahun dengan mimpi yang lebih besar, perencanaan masa depan.

segala puji bagi Allah.

Tuesday, November 24, 2015

#MusaReview: Stockdale, Indonesia X American Rock From Melbourne

Stockdale Album Cover
Teman dekat mengirimkan sebuah album rilisan dari satu band indie, bernama Stockdale, asal band ini dari Melbourne, Australia.
Setelah didengarkan dan ditanyakan ke teman yang mengirimkan album ini, ternyata member Stockdale adalah orang-orang Indonesia yang berkarya di Melbourne, dan ternyata album ini masih sangat hangat masuk ke meja "redaksi".
let's start the review!

1. Life Chronicle
isian "EDM" dalam intro dan (nantinya ada di) outro memang jadi pengantar yang baik, lalu riff gitar dengan distorsi yang berat ala tremonti membuat intro lagu ini semakin berisik, masuk ke bagian verse yang pelan, vokal berat dari sang pria dengan vokal "empuk" mengisi lagu ini, menuju bagian reff, lagu ini menjadi berisik lagi. dan lagu ini cocok, untuk menjadi pembuka sebuah album. jika lagu ini sedikit lebih berat atau mungkin menambahkan isian satu gitar lagi agar lebih ramai, mungkin saja lagu ini bisa sangat laku di pasaran. nice start for the album.

2. Winter Sonata
bisa dibilang lagu ini seperti slow rock pada era 80s, seperti lagu-lagu dari Bon Jovi, atau Guns N Roses saat mereka sedang galau. menarik memang pola "pelan-kencang" pada lagu ini, namun isian satu gitar saja mungkin menjadi poin negatif. mungkin sang gitaris yang mengisi lagu ini adalah fans berat dari Creed atau Alterbridge dimana Mark Tremonti menjadi otaknya. dan ya, lagu ini enak di dengar, terutama untuk mereka yang menyukai musik-musik seperti garage rock. gue sendiri suka sama bagian solo gitar di lagu ini hehehe.

3. Absolutely An Absolut
lagu ini mungkin ditulis oleh mereka pada saat sedang memasuki fase "down" dalam hidup mereka. dimana mereka membutuhkan tempat untuk menyendiri. untuk menenangkan diri. begitulah yang mereka ceritakan pada lirik lagu ini. untuk musiknya sendiri, lagu ini sangat "american" rock ala Alterbridge. simple song with a value of the story.

4. Sail Away
kebalikan dari lagu sebelumnya, musik yang dikemas dari lagu ini.... keren. isian gitar, solonya, dan pattern pengisian musik-musiknya bagus. meskipun liriknya sangat simpel. untuk musiknya, lagu ini memang sangat menonjol dibandingkan yang lain.

5. Platonic Love Karma
lagu ini punya alur emosi dari bawah hingga klimaks pada akhir. sesuai dengan temanya, yaitu a love song. gue yakin yang ngedengerin pertama kali, pasti suka bagian klimaks dari lagu ini, karena memang keren bagian tersebut. alur emosi lagu nya ada di puncak. cool.

6. Today's Menu
catchy song in between of slow songs. boleh juga ternyata lagu ini diselipkan ditengah-tengah album. setelah mereka menjadi american, lalu mereka seperti menunjukan kalo mereka bisa membuat orang lain bergoyang dengan irama british. sayangnya lagu ini berdurasi sebentar, mungkin kalo sedikit ditambah lirik ataupun musik lainnya bisa menambah hikmat lagu ini.

7. What Would You Do
sejujurnya gue suka tema dari lagu ini, semacam kritik yang dilontarkan melalui lagu ini, mengenai penggunaan dan perkembangan teknologi. seandainya musik lagu ini lebih "keras" dan "berisik" sangat memungkinkan untuk lagu ini maju sebagai single yang bisa mereka promosikan.

8. Settle Down
influence terbesar mungkin dalam lagu ini berasal dari US, namun bisa saja feel yang didapatkan berubah menjadi Indonesian rock, begitulah yang dirasakan saat pertama kali mendengarkan lagu ini. by the way, interlude alias isian keyboard untuk orkes lagu ini enak juga.

9. Live This Life
saat temen gue ngasih album ini, dia menyarankan kalo gue dengerin lagu ini dulu. karena enak banget, dan ternyata bener. feelnya dapet, emosi sang vokalis juga berasa di lagu ini. memang lagu akustik tidak pernah mengecewakan hehehe. akan tetapi lagu ini buat gue jadi penutup album yang sangat baik. serius. semoga pada saat gig lagu ini dimainkan di akhir acara.

10. Untuk Yang Terbaik
tidak ada salahnya, band asal Melbourne, Australia mengeluarkan lagu berbahasa Indonesia. secara, mereka berasal dari Indonesia. menurut gue pribadi, lagu ini ya memang rock indonesia banget sih. namun mungkin gue juga menggangap lagu ini sebagai sebuah bonus track yang keren.

Monday, November 16, 2015

#Release: MUSA93 New Single "From Ave Maria"

Hai.

Setelah vakum selama satu tahun dua bulan, MUSA93 balik lagi dengan merilis single terbaru.
berjudul "From Ave Maria"

sedikit cerita tentang lagu "From Ave Maria", awalnya gue lagi suka baca buku-buku sastra terutama sastra lama, dan gue teringat buku sastra karya Idrus yang berjudul "Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma"

Basic-nya lagu ini adalah lagu cinta, dimana pada bab awal buku ini menjelaskan penulis yang sedang merindukan cintanya secara tersirat.

dan lagu ini menjadi pengantar kembalinya, projek album berikutnya,
Jika ada waktu senggang, silakan mampir dan dengarkan lagu "From Ave Maria"
berikut tautannya:

https://soundcloud.com/myusufmusa/from-ave-maria

Cover pic: Ave Maria University (Naples, FL)

apabila ingin mendapatkan lagu ini, silakan menghubungi admin via e-mail: musa93official@gmail.com

Mille Grazie!

Thank you :)

Thursday, November 12, 2015

#Story: Ketika Selesai

Sungguh tak ada yang lebih menyenangkan di saat jalan mu di lancarkan oleh Tuhan.
meskipun kita tak bisa meminta kepastian, namun Tuhan mengerti apa yang akan kita sebutkan.
ya, Dia Maha Mengetahui.
tau sebelum dan sesudah doa yang disebutkan.
tau seseorang bahkan sebelum Dia ciptakan.
tau apa yang terbaik bagi seseorang.

meskipun terkadang orang tersebut mengelak, merasa tidak nyaman.
tapi ya, coba sedikit rasakan, lewat hati dan kalbu.
jalan Tuhan memang beda, akan tetapi Dia sangat baik.
memang Dia Maha Baik.

Tuhan secara terang-terangan mencegah seseorang masuk dalam kesesatan.
Dia sudah berbuat sebelum kita yang meminta.
namun, terkadang manusia yang memang merasa lebih baik, merasa lebih bisa, merasa lebih pintar yang terkadang mereka merasa bahwa jalan yang diberikan oleh Tuhan bukanlah apa yang mereka inginkan, lalu mereka berontak, dengan angkuhnya mereka berkata, "aku tak ingin mengikuti ini."
manusia memang pantas dicap pendusta oleh Tuhan.

setelah manusia sadar, mereka akan berusaha untuk mendekati Tuhan.... kembali.
ya, memang Dialah yang Maha Sabar.
hanya Dia yang Maha Baik.
dan Dia Maha Mengampuni segala dosa.

kembalilah kepada-Nya, dekatilah diri-Nya, sebutlah nama-Nya.
dimanapun, kapanpun, di dalam kondisi apapun.
karena Dia, yang akan menolong manusia, ketika manusia terpuruk.
atau Dia bisa juga, dengan kehendak-Nya, menjatuhkan manusia, sedalam-dalamnya.
hingga manusia tersebut, tak mengetahui siapa diri mereka sebenarnya.

dan hanyalah Dia, yang selalu membuat manusia tersenyum,
ketika jalan yang ditempuh oleh seseorang, dipermudah oleh Dia.

segala puji bagi Allah.

Wednesday, September 23, 2015

#Opini: Sebuah Testimoni Untuk Dreambirds Artwear

Hai,

mungkin postingan ini akan saya publikasikan lebih jauh jadinya saya memperkenalkan diri dahulu.

nama saya Musa. dengan nomor order PR003,
saya memang bukan orang yang gampang complain terhadap suatu produk,
tapi pada akhirnya saya harus complain akan hal ini,
kenapa ada nomor order nya? karena sampai saat ini saya belum sama sekali menerima barang yang saya beli.

sebuah fenomena fashion apparel muncul di masyarakat muda Indonesia,
ledakannya sangat besar untuk saat itu, beberapa kali masuk ke media massa,
dengan konsep "limited edition" munculah mereka yang bernama Dreambirds.

saya yang kebetulan seorang "fashion apparel freak" menjadi penasaran, beberapa saya melihat orang-orang menggunakan design seperti muka burung hantu dimana-mana, terutama saat ada event dengan tema fashion distro.

saya memutuskan untuk mencoba mencari produk tersebut, ternyata saya menemukannya, dan kebetulan Dreambirds sedang mengeluarkan produk special yang mereka beri nama "PARANG", karena kebetulan juga saya menyukai konsep batik dengan sentuhan pop, maka saya harus mencoba nya.
awal dirilis saya kehabisan, ternyata hype masyarakat akan produk ini benar-benar besar. saya pun kagum. dan pada minggu berikutnya tanggal 28 agustus 2015, Dreambirds membuka sistem PRE-ORDER untuk produk "PARANG", saya pun menyambut dengan antusias. apalagi bertepatan Dreambirds akan membuka toko utamanya.

Sebenarnya tidak ada yang salah ketika sebuah produk bagus ada pre ordernya, sekalian bisa nge-tes seberapa besar pasar yang bisa dicakup oleh produk tersebut. asal sistem dan prosedur PRE-ORDER tersebut jelas dan bisa dimengerti oleh konsumen.

Dreambirds berjanji akan mengirimkan barang untuk para konsumen yang ikut pre-order mulai tanggal 9 SEPTEMBER 2015, dan saya masih merasa maklum dan jarak antara tanggal 28 Agustus dengan 9 September tidak terlalu jauh, oleh karena itu, masih bisa saya tunggu.

proses PO nya cepat, balasan email konfirmasi nya juga saya kira tidak ada masalah pada saat awal saya memesan sebuah ZH Parang dengan SS Parang kebanggaan Dreambirds.
awalnya juga saya mencoba mengkonfirmasi Customer Service dari Dreambirds juga lancar-lancar saja.

akan tetapi, setelah tanggal 9 SEPTEMBER 2015, dan lebih dari 7 hari dari tanggal tersebut, saya mencoba untuk menghubungi CS, dan seperti biasa nomer tersebut sibuk, nah masalahnya adalah ketika nomer CS tersebut bisa tersambung, TIDAK ADA JAWABAN SAMA SEKALI DARI ORANG YANG MENGURUS CS.

dan hal tersebut terjadi kepada saya sebanyak TUJUH KALI, jika dihitung hingga hari ini.
memang sebelumnya Dreambirds secara simbolis menayangkan video pendek di Instagram dan membuat pernyataan kalau order mereka sekitar 2.400 lebih, dan mereka sampai harus menutup online order untuk mengurus pengiriman, namun ternyata sampai saat ini juga barang yang saya beli belum ada kabarnya. Email yang saya kirim pun tidak dibalas, atau hanya mendapatkan balasan pernyataan dari pihak Dreambirds agar para pelanggan tetap sabar menunggu.

sejujurnya hal ini termasuk memalukan apabila mereka mengaku bahwa Dreambirds adalah merk yang besar, namun mereka tidak bisa mengelola manajemen mereka secara baik. setidaknya untuk berhubungan dengan pelanggan via Customer Service, mereka tidak mampu meredam nya, bahkan yang saya alami cenderung menghindar dari keluhan pelanggan, sementara twitter dan instagram Dreambirds sangat aktif dalam melakukan promosi, namun tidak ada jawaban yang berarti untuk keluhan pelanggan seperti dari saya sebelum tulisan ini.

banyaknya jaringan media yang dibuat Dreambirds untuk menangani pelanggan saya rasa jadi tidak ada gunanya apabila mereka tidak mampu untuk menjawab satu persatu keluhan para pelanggan, dan yang saya takutkan nanti, apabila ada seorang pelanggan yang sakit hati sampai dalam tahap yang parah. maka bisa saja Dreambirds menerima gugatan dari pelanggan tersebut dan masuk ke pengadilan.

semoga Dreambirds bisa menjadi salah satu produk anak muda yang inovatif, dan mampu bersaing dengan produk lainnya, semoga selalu bisa memuaskan pelanggan dari pelayanan yang dilakukan.

terima kasih atas perhatiannya, mohon maaf apabila ada kata yang tidak berkenan.

23/09/2015
MYM

Friday, September 18, 2015

#Opini: Mempertanyakan Hati

Selamat pagi,

semoga tujuh hari dalam seminggu bisa mencukupi kebutuhan.
terkait dengan kabar buruk yang menimpa para pengunjung rumah Allah di timur tengah.
ku mempertanyakan sesuatu, pertanyaan ini sebenarnya tidak terkait fakta
tidak juga terkait analisis statistik dari orang-orang yang membuatnya.

saat pertama ku mengunjungi timur tengah, para pekerja projek sedang memperbesar, memperluas dan memperindah rumah Allah.
namun ku mempertanyakan, "siapakah mereka?"
mereka yang membangun rumah Allah.
apakah mereka senantiasa berada dan meminta kepada-Nya?
ataukah mereka berada dijalan lain dari-Nya?

lalu pembimbing ibadah ku menjawab,
ternyata mereka semua berasal dari luar timur tengah,
lalu pembimbing tersebut mengatakan bahwa mereka banyak yang mualaf.

lalu ku mempertanyakan nya lagi,
bagaimana mereka bisa dengan cepat mualaf?
ku tahu Allah memang maha membalikkan hati seseorang,
Allah maha pengampun
dan Allah maha segalanya,

tapi, apakah mereka mempertimbangkan sesuatu?
sampai sekarang ku tidak paham.
mekkah memang hanya diperuntukan kepada orang-orang yang bersujud kepada Allah,
hanya untuk mereka yang percaya bahwa Allah itu yang menciptakan segala dan hanya Allah yang memberikan pertolongan.

lalu sebuah pertanyaan besar dari hati keluar,

apakah mereka terpaksa untuk menjadi mualaf karena pekerjaan mereka?
padahal projek ini untuk mengagungkan Allah.
lalu jika projek ini selesai dan mereka kembali ke kampung halaman,
apakah mereka kembali menjadi seperti semula?

bagi ku dalam kepercayaan kepada Allah tidak bisa dibuat permainan,
harus benar-benar ada.... dari dalam hati, berasal dari sana, lalu dalam perbuatan.

namun ku tidak berhak berpendapat, apalagi menghujat suatu kaum yang ingin menjadi lebih baik, yang ingin lebih dekat dengan Allah.
ku mendukung mereka, untuk terus dekat dengan Allah. bersama dekat dengan Allah.

ku hanya bisa bertanya dan bertanya kepada Allah,
hingga suatu saat Allah akan menjawab.

untuk mereka yang dengan ikhlas bergabung dengan Allah.
dengan senyuman ku katakan,

"Selamat datang di kebaikan yang abadi." :)

18/09/2015
MYM

Thursday, September 03, 2015

#Story: Renungan Malam

Hai,

terbangun ku tengah malam,
terbangun ku karna gusar yang melawan
mematahkan mimpi yang melintas,
mata tak bisa terpejam

sebuah renungan malam harus ku lakukan
hanya sebagai media peringatan,
ku berharap bisa terus mempertahankan,
di kala bintang yang menerangkan

mempertanyakan keadaan diri di depan Tuhan
mengharapkan suatu yang besar terjadi,
tak pernah ku sadari sebelumnya, di saat rejeki datang menghampiri,
sebuah ego ku sandingkan dengan amarah
rejekipun pergi dengan sia-sia

sebuah kisah tentang uang, dan ego
menjadikan manusia melupakan asal
Tuhan pun enggan berkehendak untuk mereka
namun, aku harus melawan, agar tidak tersayat
perihnya luka ego yang tak padam

sebuah mimpi, sebuah obsesi
obsesi ku ternyata bisa menghancurkan
ku hanya ingin menjalankan mimpi
walau hidup tak berkata lagi

sebuah tulisan yang ku harap bisa memberi jawab pasti
dari suatu harapan yang bisa dibeli,
namun ku harus bersabar menjalani,
proses panjang yang datang menghampiri.

wahai mimpi, tetaplah menjadi besar,
walaupun kau mungkin sulit terjamah
suatu saat nanti, kita akan berjumpa
dikala rintang tak berkaki lagi.


03/09/2015
MYM

Monday, August 17, 2015

#Story: Perbedaan Tidak Memandang Usia

Hai,

Tuhan, terima kasih untuk hari ini
terima kasih untuk hari yang cerah
terima kasih untuk harapan yang tak pernah padam
terima kasih untuk segala nikmat
terima kasih untuk segala rejeki

dalam renungku diperjalanan,
ku menyadari hari ini penuh warna
negara yang Engkau berkati ini,
sangat menyadari betapa pentingnya kebahagiaan

namun dibalik semua kebahagiaan itu,
selalu ada duka....
duka kehilangan, duka amarah, duka ketakutan
lalu timbul sebuah pertanyaan
"Engkaulah yang menciptakan segalanya, Engkaulah yang mereka percaya, mereka selalu menyebut nama-nama-Mu di setiap ibadah mereka, lalu mengapa mereka tidak menyukai perbedaan??? padahal Engkaulah yang menciptakan manusia dengan perbedaan itu sendiri..."

mereka selalu bicara atas nama diri-Mu,
tetapi mengapa mereka selalu tidak mengindahkan-Mu
mereka selalu bersumpah hidup dan mati untuk-Mu
tetapi kenapa mereka rela membunuh sodara mereka sendiri...
membunuh dengan nama-Mu
mereka... membunuh... karena.... perbedaan.

ku memohon di hari yang Engkau cerahkan ini,
lindungilah kami,
orang-orang yang berusaha untuk selalu berada dibawah lindungan-Mu
orang-orang yang selalu sabar disaat sulit
orang-orang yang selalu berusaha disaat sempit
agar kami menjadi,
orang-orang yang Engkau beri petunjuk.
orang-orang yang Engkau beri ilmu pengetahuan
orang-orang yang Engkau beri derajat yang tinggi
orang-orang yang Engkau sadari betapa indahnya perbedaan,
untuk-Mu, kami akan selalu meminta...
maafkan kami saat kami menentang-Mu,
saat kami hanya berada disisi-Mu dikala butuh dan meninggalkan-Mu disaat lapang.

maafkan kami, Tuhan.
cerahkanlah selalu negeri kami melalui perbedaan.
karena kami tau, hanya Engkaulah yang maha segalanya.


Jakarta, 17/08/2015
MYM

Monday, August 03, 2015

#Story: Menjelang Akhir

Hai.

ku tak pernah menyangka sebelumnya,
tidak sesuai dengan perkiraan dan rencana.
tapi mau bagaimana lagi ini harus ku jalankan
menjelang akhir, ku merasa gusar.

tak peka alam kepada tindakan,
hanya para penyabar yang berhasil
ku harus bertahan,
meski ku harus merasa tersingkir

sepinya horizon dibalik bukit,
hampir tak ada teman yang datang,
mungkin itu bisa menjadi sebuah kesempatan
dikala senja hinggap diperenungan

perjalanan di sebuah kota ku,
menjadi perjalanan yang terbaik,
yang pernah ditakdirkan
namun ku tak mau melawan kekuasaan-Nya

ku berharap esok datang,
berharap esok terang,
berharap esok menyapa,

dengan...

"selamat kamu lulus."


Jatinangor, Agustus 03, 2015
MYM

Wednesday, May 20, 2015

#Analisis: Demo Mahasiswa Dianggap Biasa Saja

Selamat pagi...

salam sejahtera,

lagi pengen nulis agak serius nih, sengaja pagi-pagi, fresh dan cerah.

kali ini gue mau ngebahas tentang Mahasiswa yang suka demo, kalo mereka sendiri nyebutnya sih "Aktivis" entah gue sendiri bingung kenapa "demo= aktivis" atau "organisasi= aktivis"

gue sengaja nulis ini langsung di blog gue, selain sifatnya lebih personal, blog ini sudah jadi website jadinya tambah personal lagi hehehe.

"demo= aktivis" atau "organisasi= aktivis"
gue heran, apakah kalo kita gak ikut demo kita gak aktif?
apakah kalo kita gak ikut organisasi kita gak aktif?

merajuk pada kewajiban mahasiswa adalah *ehem* kuliah, karena orang tua sudah membiayai nya.
berarti kalo kuliah aja dibilang gak aktif dong?
beberapa interview yang gue jalani buat intern, pertanyaan mereka terhadap mahasiswa atau fresh grad sama,

"kamu ikut organisasi? pada divisi apa?
lalu diakhiri dengan melihat transkrip dan pertanyaan inilah yang keluar
"apa kamu sudah puas dengan nilai segini?"
normalnya begitu. silakan persepsikan masing-masing.

setelah intro tadi mari kita telaah kembali, kenapa mereka mahasiswa yang suka menyebut diri mereka aktivis masih terlena dengan kejayaan mereka tahun 1998 di Indonesia.

berkali-kali mereka menyebut "mahasiswa=agent of change"
tagline itu juga mahasiswa 1998 pakai pada saat menyerbu gedung DPR.
dan ternyata mahasiswa pada saat itu dipandang keren sama masyarakat lainnya.

setelah gue ngelihat perkembangan jaman, meskipun gue lahir tahun 1993 dan pada saat 1998 gue baru TK ngeliat orang dibunuh di pinggir jalan, dan sekarang gue masih mahasiswa.
ternyata pantaslah mahasiswa pada jaman 1998 ke bawah tersebut mendapatkan simpati dari masyarakat, mereka yang aktivis menjadi harga paling tinggi.

dan pada tahun ini, mahasiswa yang "aktivis" tersebut dipandang sebelah mata oleh masyarakat, banyak elemen masyarakat yang menilai, "ngapain sih mereka demo?" "ngapain sih mereka capek-capek teriak panas-panasan? toh memang sulit juga buat didengar" ada lagi yang berpendapat seperti ini, "kalo memang mereka aktivis, seharusnya mereka gak cuman mengkritik aja, tapi mereka membuat karya nyata" dan macam-macam pendapat sinis.

mereka mendapatkan pendapat tersebut, alasannya adalah pada tahun 1998 ke bawah, syarat pekerjaan tidaklah seberat tahun 1999 ke atas.
potongan-potongan lowongan kerja pada tahun 1997 ternyata masih menjadikan pegawai tetap di kantor hanya pada "minimal lulusan SMA atau setaraf, bisa membaca, menulis, dan berhitung. keterampilan tambahan yaitu pengoperasian komputer."

sementara pada tahun 2003 syarat dan alur penerimaan kerja berubah menjadi "syarat lulusan S1 dengan pengalaman kerja sekian tahun, keterampilan berbagai bahasa, IPK sekian (yang ini formalitas), keterampilan tambahan bisa design."
ternyata menjadikan perbedaan persepsi masyarakat sekarang jauh berbeda daripada persepsi masyarakat sekitar tahun 1998 ke bawah.
dan persepsi masyarakat tentang, "if you don't work, you'll don't get anything." atau "kalo elo gak kerja ya elo gak dapet apa-apa." menjadikan salah satu alasan.

taraf dan tarif hidup pun di Jakarta semakin besar dan mahal, pantaslah masyarakat berpendapat negatif tentang "mahasiswa yang suka demo", akan tetapi ternyata banyak mahasiswa yang memilih bertahan untuk kuliah dan aktif dalam keterampilan mereka masing-masing, bersosialisasi dengan masyarakat, memberikan bantuan, lalu setelah lulus mereka berubah menjadi manusia yang matang dan berpengalaman, itu semua akan terlihat dari wajah-wajah mereka yang berkerja keras, berangkat pagi pulang pagi, mereka yang memilih untuk efektif dan produktif pada pekerjaannya, gue sangat mengapresiasi dan salut kepada mereka yang bekerja keras.

gue juga sangat salut dan mengapresiasi mahasiswa yang aktif dalam mengajar dan mengejar kebutuhan orang yang membutuhkan, pergerakan positif mereka yang bersentuhan langsung dengan masyarakat justru bisa menjadikan pandangan positif ke masyarakat, menghapuskan citra bahwa "mahasiswa tukang demo gak bisa apa-apa."

silakan lawan pemberitaan negatif dari media massa tentang mahasiswa dan menghapus kabar baik yang seharusnya disebarkan, namun gue rasa semua orang yang cerdas juga tahu ada sisi lain yang mereka sembunyikan,
toh kebaikan sekecil apapun juga pasti terlihat, dan pasti terbalas dengan kebaikan.

20/05/2015

MYM

Wednesday, May 06, 2015

#Story: Barak Perburuan

Pagi...
Teruntuk teman-teman dari Barak Merah...

Dari perjalanan menuju Jakarta tulisan ini gue posting...
mengalun di pikiran gue, kenangan terbayang empat tahun yang lalu...

29 Juni 2011 (kalo enggak salah) pengumuman SMUP memutuskan bahwa gue di terima di Unpad.
senang sedih bercampur jadi satu.
"Jatinangor ya?" itulah pertanyaan pertama yang muncul dari pikiran gue.
tetapi akhirnya gue memutuskan untuk lanjut ke kota transit tersebut.

21 Juli 2011, bersama keluarga mencari tempat hunian gue untuk melanjutkan studi di Unpad, terlihat bimbang di muka gue pada saat itu. namun akang-akang mengantarkan kami ke sebuah kosan yang bernama "Red House" letaknya lumayan jauh dari keramaian Jatinangor, namun menuju kampus sangatlah dekat.

kami angkatan 2011 yang memenuhi kosan tersebut setelah para senior lulus atau pindah kosan... karena temannya sudah lulus.

gue pun bimbang gimana kehidupan gue selama empat tahun ke depan pada saat itu.
namun ternyata kami pun tak tinggal diam...

masih ingat rasanya kami nonton bola, Final Community Shield mendekatkan kami.
Pablo, Bagus, Azer, Yahya, Nobon, Gilang, Vani, Fadhil, Ijal, Bimo, Adit, dan gue. berteriak "GOAAALL!!!" bersama-sama.
dari nobar sampai main futsal bareng, sparing lawan kosan-kosan tetangga sampai fakultas lain, kami jalani.
mulai dari kami dimarahi (Alm) Ibu kosan juga pernah. hingga ribut masalah bandwith yang harus rela kami bagi-bagi pada malam hari.

tahun ke-2, banyak sekali yang datang, banyak sekali yang pergi.
tahun ke-3 begitu pula

banyak sekali kenangan yang terlintas, namun memasuki semester ke-6...
gue harus banyak terpisah dengan teman-teman, tak sempat menanyakan kabar mereka, mengobrol seperti dulu pun tak sempat.
kami pun menjadi berkubu, meskipun kami masih bermain bersama.
tetap kami mempunyai tujuan akhir yaitu,....... Lulus.

gue ingat dulu, saat pertama kali kami mengobrol bersama, menentukan cita-cita yang nantinya akan mengisi kehidupan pada saat kuliah, kami merasa kalau kuliah 4 tahun itu masih lama.

sekarang, tahun ke-4 akhirnya datang juga, teman-teman yang bersama gue membicarakan cita-cita masa kuliah ternyata sudah menyelesaikannya... satu per satu mereka lulus.

gue ikut senang, hari ini mereka di wisuda. hari ini mereka menemukan tujuannya.
dan Red House pun bangga, telah menjadi bagian dari mereka.
mereka yang memiliki cita-cita yang terbaik.

mereka yang hidupnya berburu kebaikan.
dan mereka yang menempa dirinya untuk menjadi dewasa dan matang.

Red House bagaikan sebuah barak perburuan
tempat hunian para survivor, mengubah diri menuju kebaikan.

Selamat lulus dan wisuda teman...
suatu hari nanti, kalau ada waktu senggang, mari kita mengobrol lagi...
tenang masa depan yang akan kita raih.

06/05/2015

MYM

Thursday, April 23, 2015

#Story: Hai Mama..

Malam...

seharusnya posting ini gue tulis kemarin, tapi baru sempet hari ini...

kemarin 22 april, mama ulang tahun, hari yang spesial buat beliau, buat keluarga gue juga...
setelah ayah lolos ujian di jogja beberapa hari yang lalu, pesta masih berlanjut ke ulang tahun mama...

sangat romantis sekali kami sekeluarga, adik gue yang lama gak pulang dari bandung pun ikutan pula...
it's a good day...

well, disini sekarang gak ada yang bisa gue ungkapkan selain rasa syukur gue, dan segalanya...
untuk mama....

mama sebagai segalanya...
sebagai penahan rasa sakit, sebagai wanita satu-satunya di keluarga gue,
sebagai role model pasangan untuk masa depan.

never ending pray for you, mom...

gue belajar menghargai sudut pandang dari lawan jenis (wanita) dari mama,
she explained everything about women...

mom, you're my everything...
if one day, i should go, making some good chances for everyone.
creating good stuff for everyone.
it's all because of you.

you are my reason why i should live in this world.
you are my reason why i should be a real man.

thanks, mom...
for everything...

23/04/2015

MYM

Monday, April 20, 2015

#Story: Hey Ayah...

Sore...

untuk mereka yang ingin merasakan kehangatan keluarga, mungkin bisa membaca ini...

suatu siang di suatu akhir pekan...
libur menenangkan diri setelah lima hari bekerja keras...
keluarga gue memang terbiasa dengan jalan akhir pekan, kemanapun tempatnya...

sebuah kabar diturunkan oleh ayah, langsung dari mulutnya beliau berkata bahwa keinginan untuk mengisi waktu luang dengan kuliah lagi sudah tidak terbendung...
di usia yang sebenarnya sudah tidak muda lagi, beliau masih bersemangat, dengan alasan yang cukup nyeleneh beliau memutuskan untuk kembali ke kampus...

iya, ayah gue kuliah lagi, setelah 15 tahun lebih tidak meneruskan kuliah, akhirnya ayah tertarik untuk belajar di strata 3...
banyak orang yang bertanya-tanya,
"kenapa harus kuliah lagi?"
"kenapa harus sekolah lagi? kan S2 sudah lebih dari cukup."
"buat apasih pendidikan tinggi-tinggi, mendingan usaha properti."
diberi pertanyaan-pertanyaan seperti itu ayah hanya tersenyum,

gue menanyakan apa alasan dibalik ayah ingin melanjutkan studinya,
ternyata alasan ayah sudah bulat, "ayah bukan orang kaya yang bisa mewariskan harta ke anak-anak, namun ilmu yang bermanfaat yang ayah ajarkan ke kamu, in sha Allah akan ayah bawa ke surga."

tak perlu gue jelaskan yang mana ayat atau hadis yang dikatakan oleh ayah, namun alasan tersebut membuat gue terpacu...
gue merasa darah dan adrenalin mengalir kencang...
disaat seperti ini, gue yang sedang diujung masa studi harus bisa mengalahkan semangat ayah...
seharusnya gue malu, kerja keras gue dikalahkan oleh orang tua...
seharusnya anak tidak seperti itu, seharusnya gue bisa mengalahkan orang tua...
membanggakan mereka, dan memberikan yang terbaik.

gue teringat jaman dulu ketika ayah dan mama memulai semua dari nol... kosong....
disaat itu pula gue harus merasa malu, pada diri sendiri...
gue yang merasakan bantuan orang tua disaat mereka sudah di atas...
gue harus bersiap untuk terjun ke bawah...

memulai perjuangan gue, secara personal...
ini...
sebuah surat untuk ayah...
untuk ayah yang bekerja keras...
sebagai role model keluarga...
sebagai pembimbing menuju masa depan...

i'm sorry if your son doesn't give you much trophies...
but you can still count on me...

that i am the best son that you have...

i will be the best in the world.

20/04/2015

MYM

Thursday, April 09, 2015

#Story: Jatinangor... Dalam Empat Tahun

malam...

ah rasanya banyak sekali yang harus dibicarakan tentang Jatinangor...

perubahan yang sangat banyak... yang telah terjadi selama empat tahun...
sebenarnya belum empat tahun...

namun ini tahun ke-empat gue disana...
di kota yang awalnya banyak terjadi penolakan, namun roda ekonomi terlihat lebih stabil disana...

Jatinangor...

sekarang sudah banyak gedung tinggi disana...
sawah pertanian... rusak.
panorama indah... rusak.
pemandangan yang membuatku jatuh cinta dengan Cikuda... rusak.

seluruhnya berubah,
warga pribumi yang tinggal di sana melihat heran...
semuanya terjadi begitu cepat, berubah dengan cepat.
ketimpangan kelas sosial antara mahasiswa dengan warga menjadi alasan klasik yang tidak pernah bosan untuk disebutkan...

namun, gue menyadari, Jatinangor adalah batu loncatan terbesar yang pernah gue temui.
semua langkah... semua sikap... semua hal yang membuat gue berkembang...
pendewasaan diri ternyata gue temui di kota ini.

well, kota kecil serba lengkap ini memang terkadang bisa bikin jengkel... namun semuanya pasti ada positif-negatif nya.

senang sekali bisa mengenal Jatinangor...

kota transit yang sekarang menjadi pusat pendidikan di Jawa Barat.

iya, sebutan kota transit ini memang sangat pas...
kota transit, tempat pengembangan diri, menuju impian yang dibentuk...
untuk masa depan yang lebih baik.

dari kota transit ini, gue menetapkan kota-kota selanjutnya,
untuk menggapai impian.

terima kasih, Jatinangor.

09/04/2015

MYM

Wednesday, April 08, 2015

#Story: My Half Life

Malam....

beberapa hari terjadi dengan sangat cepat...
terdengar hingar bingar tawa dan tangis orang-orang yang berasal dari ruang prodi dan sidang...
mereka yang berhasil menuju tahap selanjutnya membuat dada berdebar... tidak kuat.
hal itu terjadi pada bulan januari hingga februari....

Januari gue selesaikan untuk laporan magang, ternyata sangat sulit untuk menemui guru yang sedang sibuk... minggu-minggu terakhir januari berakhir... kisah gue dengan laporan magang juga berakhir...
senang, tapi sedih... mengingat seorang teman sudah jauh berlari menuju garis finish....
update-an dari linimasa mengabarkan bahwa AKB48 akan konser di Jakarta bulan Februari...
gue pun langsung kaget, dan exited mengingat sudah 3 tahun konser mereka gue lewatkan...

namun lagi-lagi, penulisan sidang pertama harus tertunda....
Februari awal menjadi titik balik semua, bertemu dengan guru seminar, menanyakan nasib proposal untuk sidang pertama... guru pun menjawab silakan... tapi hati ini masih terasa berat untuk maju ke tahap selanjutnya...
ke esokan harinya, gue datangi lagi si bapak.... berkonsultasi... metode harus diubah, sebagai jaminan kenyamanan batin akan sidang pertama... dan berhasil.

namun lagi-lagi, penulisan sidang pertama harus tertunda....
tiket box AKB48 sudah dibuka, konser mereka tanggal 20 Februari, hari Jumat, Kota Kasablanka...
bersama dengan teman-teman seperjuangan menonton mereka...
lagi-lagi februari ku terbuang... dengan sangat manis.

25 Februari menjadi titik balik penulisan untuk sidang pertama...
kepala ini penuh penat hampir meledak... seluruh teori harus ku telan dengan sekuat tenaga...

memasuki maret, si bapak gue temui di kampus, dengan segala persiapan, gue memberikan draft untuk sidang pertama...
bapak langsung membubuhkan tanda tangannya di cover draft...
senang, namun deg-degan... semua bersatu.
si bapak menyarankan gue untuk ikut sidang saja... semua ditentukan disana.
hari-hari berikutnya memasuki fase "kerja keras tidak akan mengkhianati"

fase dimana menunggu guru hanya untuk tanda tangan, fase dimana harus memberikan yang terbaik... fase dimana harus menahan hawa napsu yang bisa menggagalkan...

jadwal sidang pun keluar, gue langsung terperangkap stress... dengan kebingungan yang luar biasa.
"apa yang harus gue lakukan?"
"apa yang harus gue kerjakan?"
"God please help me"

pelatihan stress management yang sempat gue jalani di bulan februari ternyata membuahkan hasil...
"memintalah hanya kepada Allah..."
"dilarang meminta ke zat yang lain..."
"fokus terhadap tujuan... lalu bersiaplah akan kenyataan."

satu bulan persis setelah konser AKB48, atau 20 Maret 2015 *dalam perhitungan pergantian angka bulan*
sidang dimulai, ternyata pada kenyataan, penguji diganti...
sudah terbayang padahal sebelumnya para penguji yang dijadwalkan...
diriku mempersiapkan segala kemungkinan... tidak boleh gentar, tetap optimis.
masalah penelitian ku banyak yang menertawakan, namun gue hanya bisa membuktikan.

jadwal sidang mundur beberapa jam, namun para penguji semuanya siap.
gue siap.
beberapa teman datang untuk melihat.
Adzan jumat pun memanggil... jantung gue berdebar kencang menunggu giliran.
namun panggilan Allah lebih penting... jalankan dulu yang wajib.

selesai ibadah Jumat, ternyata temanku sudah masuk ruang sidang, gue pun menjadi orang terakhir...
menunggu... lalu masuk ke dalam ruang sidang...
gue menceritakan segala macam yang berhubungan dengan JKT48.
ya, gue masuk ke ranah komunitas mereka.
para penguji pun tersenyum, ternyata mereka suka dengan masalah ini...
kami pun sempat tertawa bersama bercerita tentang tingkah laku para fans...
lalu sedikit bergosip tentang artis masa kini, hingga gue heran "ini lagi sidang..."
akhirnya sidang pun selesai... ternyata gue tidak sampai 30 menit.

kamipun menunggu hasil...
satu jam kemudian hasil dibacakan...
air mata bahagia pun mengalir....
Allah mendengarkan doaku...

dan untuk mereka yang menertawakan,

see you on the top.

ku kabarkan keluarga di Jakarta, satu beban terlepas dengan sangat baik.
Alhamdulillah dengan perasaan yang dalam...
namun, berbagai perjuangan selanjutnya harus dilewati disana...
di depan sana....
pasang target untuk melaju hingga garis finish...
dan memulai kembali sebuah hidup yang baru...

sebuah hidup, fase kehidupan yang baru...
yang lebih menarik...
yang lebih berkesan...
yang lebih bernilai...
yang bisa menunjukan seseorang apa yang namanya...

Tanggungjawab....


08/04/2015

MYM

Wednesday, March 25, 2015

#Story: One by One

Haiii....

posting ini diturunkan sebelum bulan Maret habis,
bulan Maret habis, persediaanku juga mulai habis,
banyaknya kebutuhan membuatku harus berpikir ekstra keras untuk memilihnya menjadi prioritas.

beberapa target yang ku pasang dari awal tahun perlahan sudah ku realisasikan,
satu per satu.... iya...

kalo melihat ke belakang memang terkadang membuat hati menangis,
ini adalah tahun ke-4 ku di Unpad, masalah untuk skripsi ku sudah diterima,
selanjutnya masuk ke dalam penelitian yang ku targetkan 4 bulan selesai...
senang, semua kenangan berkumpul di dalam satu tempat...
senang, karena seseorang harus menyambut masa depannya...

gue sering membuat target atau resolusi setiap tahunnya, beberapa tahun yang lalu resolusi yang gue canangkan hanya sebatas kesenangan dan permainan...
pada akhir 2014 lalu, gue berpikir... ternyata beberapa teman sudah sampai ke tahap akhir, sementara gue tidak tenang mendengarkannya, ingin sekali santai sejenak namun gue sudah banyak santai di belakang...
gue berbisik sampai ke hati untuk maju, apapun yang terjadi, harus terus maju...
target awal gue adalah sebelum angka tahun berganti, gue sudah harus bisa sampai ke tahap akhir...
namun ternyata gue tertahan dengan urusan kuliah yang lain.

januari, februari, gue langsung memanaskan mesin dan tancap gas...
penelitian yang dianggap rendah oleh teman-teman tidak membuat gue kandas di tengah jalan...
justru pujian dari para dosenlah yang membuat dorongan hebat masuk ke dalam diri.
biarlah mereka berbicara, namun mereka tidak menunjukan progress yang setara.

unik, baru, dan berani.... beberapa kata yang keluar dari mulut dosen, beberapa dosen termasuk expert dalam penelitian komunikasi memotivasi gue untuk maju...
iya, memang gue dengan sengaja mengambil penelitian yang berkutat pada lingkungan gue, lingkungan dimana gue bisa gila-gilaan, tertawa, dan nyaman...

pagi ini, gue disodorkan dengan beberapa revisi, one step to the end...
dan gue tidak mau menyesali hal-hal yang ada di belakang...
semua demi masa depan...
whatever it takes, this is me, and i choose my future...

Wednesday, February 25, 2015

#Story: Luck Is....

Selamat malam semua,

salam sejahtera...

well, disini... sekarang gue mau sedikit menceritakan tentang hal yang baru saja terjadi hari ini...

semua dimulai dari pagi hari ini,
Tuhan menyelamatkan gue dari sesak napas yang memberatkan hidung dan tenggorokan gue.
gue hanya bisa membuka mata, namun badan masih tergeletak di atas kasur...
terdengar alarm pagi di kosan gue, suara mereka bercampur antara lagu Aviici yang di-remix oleh Skrillex dengan Koi Suru Fortune Cookie dari AKB48....

gue masih berusaha membangunkan badan, sempat terpejam beberapa saat mata ini, dengan hidung dan pernapasan yang berat...
pukul 04:50, sang muadzin mengumandangkan adzan subuh, merdu sekali...
aku pikir aku tidak bisa pulang hari ini, namun Adzan subuh seperti memberikan gue kekuatan...
ya, terbangunlah kamu wahai jiwa yang dikejar waktu...
pikiranku masih terpentok kepada kenangan 20 februari kemarin, ditambah dengan perasaan cemas akan sidang yang terus ku tunda.

namun gue tak boleh berakhir disini. menyenangkan bisa mengenal Jatinangor disaat terakhir seperti ini....
Shalat Subuh, Mandi, Berkemas, Bersiap... Hallo Jakarta....

Seperti biasa, langkahku berbunyi pelan-pelan, takut membangunkan manusia satu kosan...
Red House atau barak merah ini sering ku tinggalkan untuk akhir minggu... namun kehangatan di dalamnya membuatku tak bisa pindah...

gue sudah mempersiapkan ongkos ojek, bus dan lainnya...
membuka pagar kosan perlahan, lalu meninggalkanya untuk berakhir pekan.

saatku berjalan menuruni Cikuda Jump Street, menengok kanan-kiri untuk menyetop akang ojek yang akan mengantarkan ku ke terminal...
well, tak ada yang mau ternyata... gue lanjutkan langkah kaki ini...
melihat jam ternyata pukul 5:38, sudah terang.

tiba-tiba ada suara motor berhenti di belakang dan menyapa, "bareng yuk a'."
gue menengok, dan tak mengenali namun dia menawarkan tumpangan, dengan tidak tau malu gue langsung bilang kalo gue mau ke terminal bayangan, dia pun menjawab "woles a'.",
obrolan di motor yang mengakrabkan, dengan perasaan yang tak enak karena menumpang dengan orang yang tak ku kenal sebelumnya... ternyata akang itu kerja di Bandung.

sampai diterminal ku salami beliau, sebuah high touch yang erat.
gue pun merasa bingung pada pagi hari ini, Tuhan memberkatiku....

Masuk bus, tertidur, telingaku seperti ditutup udara...
ternyata flu yang gue derita belum sembuh...
lalu gue bertanya kepada diri sendiri, "apakah flu ini berasal dari sakit atau perasaan rindu?"
obat batuk yang gue teguk sebelum berangkat mulai beraksi.

kantuk... lelah... tertidur...

terbangun, ternyata bus sudah melalui kawasan industrial...
bus membayarkan pajak sewa jalan di gerbang,
diri ini mengantuk, dan udara di telingapun seketika menghilang... gue berusaha untuk menenangkan diri, ternyata berhasil... Tuhan memberkatiku...

gue duduk di kursi untuk bertiga... namun tak ada penumpang lain di kursi itu selain diri ini....
ku sadari ternyata bus sudah memasuki perbatasan ibu kota...
pasanglah headset untuk menggembirakan diri, bersama Foo Fighters, AKB48, NMB48, Nirvana, Blink 182, hingga lagu tema Pokemon Centre...

bersiap untuk turun di jalan bebas hambatan, ternyata macet menyerang, polisipun berjaga di dekat tempat ku turun, kondisi kode merah...
ternyata sang supir tidak tinggal diam, dia mengarahkan busnya keluar tol, dimana mengantarkan gue lebih dekat dengan jalan pulang...
turun dari bus, dan merasa.... Tuhan memberkatiku...

angkutan umum berhenti, gue naik...
di telinga sedang mengalun Odoroyo Fish dari adik-adik Tsuri Bit.
menyenangkan mendengarkannya...
ternyata jalan dekat rumah lancar, gue turun depan perumahan...
melangkahkan kaki, masuk ke rumah..
disambut dengan gembira oleh Ayah Mama...
gue merasa... Tuhan memberkatiku...

laptop ku nyalakan, mengunduh beberapa kisah seru dunia Idol jepang.
menonton, relax, makan pagi, semua senang...
memasuki malam, kabar baik datang dari Jepang... barang yang ku incar sudah bisa dikirim...
mood sedang baik, gue arahkan diri ini untuk mengabdi dan berkutat kepada Alfred Schutz, demi mendapatkan ilmu Fenomenologi Sosial yang dimilikinya demi sebuah gelar sarjana yang ku idamkan.

tak ingin merusak hari ini, gue hanya ingin hari seperti hari ini datang lagi...
entah kapan saja, tetapi gue merasa bahwa Tuhan selalu memberkati....

Tuhan selalu memberkati hamba yang selalu bersyukur.
terima kasih Tuhan, telah memberikan jalan...

Luck Is.... sebuah rejeki dari Tuhan, yang kita sendiri tidak akan pernah menyadari kapan hal tersebut akan datang, maka dari itu, bersyukurlah.

Jakarta, 25/02/2015

MYM

Saturday, February 21, 2015

#Opini: Original Yang Tertahan

Hai...

selamat malam...

gimana hari-hari kalian?
menyenangkan kah? sedih kah? atau diburu waktu kah?

entah kenapa gue banyak banget belajar di tahun lalu... 2014.
seperti yang sebelumnya gue ceritakan bahwa gue mencoba untuk mengerjakan album pertama gue, dan lumayan ternyata support dari teman-teman sangat baik.

pada saat gue menyelesaikan copy-an pertama album gue, gue bangga banget, akhirnya...
setelah hampir 6 tahun nulis lagu, album gue dirilis juga...

namun pembelajaran yang gue dapat adalah ketika prosesnya...
yup, seluruh proses pembuatan album yang gue kerjakan secara individu dan indie ini memang sangat melelahkan, namun proses demi proses berhasil membuat gue sadar akan satu hal...

itu adalah....

"GUE MALU DONLOT MUSIK BAJAKAN"

memang gue membagikan musik gue secara gratis, memperdengarkan seluruh album gue, dan di donlot secara massal...
dan itu karena kemauan gue.

tapi kalo kita pikir-pikir, banyak banget ya yang gue lewatkan dengan sulit terus gue bagikan begitu saja...

kali ini gue mau latihan untuk menghargai karya mulai dari mencari CD asli artis tersebut....
sekitar bulan Agustus setelah selesai rekaman, gue langsung mencari influence buat projek gue selanjutnya, CD musik-musik indie Indonesia jadi inceran gue.

sebagai kolektor CD, gue sangat senang kalau CD yang gue incer bisa dibeli dengan mudah,
namun kenyataannya nyari orang yang jual aja setengah mati.

kalo kita melihat negeri tetangga seperti Malaysia dan Singapura, mereka bebas memasukan CD original yang berasal dari luar negeri, layaknya toko HMV.

di Indonesia, toko CD terancam punah karena pembajakan hampir menyentuh nomor 1 di dunia.

gue sebagai penikmat musik yang belajar menghargai karya original sangat berharap pada para pembuat kebijakan.... agar memberikan fasilitas untuk para kolektor musik original biar kami bisa merasakan bagaimana hasil dari para musisi tersebut bersusah payah di dalam studio mereka.

sejujurnya sampai saat ini gue masih mendonlot bajakan, dan gue mencari bentuk fisik originalnya.
saat ini pula gue masih mengandalkan belanja online dan impor, dan itu sedikit merepotkan.

gue berharap para musisi tidak patah semangat untuk merilis karya mereka dalam format CD atau apapun.

masih banyak orang-orang yang ingin mengoleksi, mereka merasakan sulitnya mendapatkan karya-karya tersebut...

bahkan mereka merasa koleksi original mereka tertahan di luar sana menunggu bea cukai mengirimkan strip pajak untuk ditebus agar koleksi mereka sampai di tanggan....

Sunday, February 01, 2015

#AStory: Remembering My Childhood, Remember The Past

"waktu ku kecil hidupku amatlah senang, senang dipangku dipangku dipeluknya, serta dicium dicium dimanjakan, namanya kesayangan" - Bunda Piara (Daljono)

damn! kalo gue ngedengerin lagu "Bunda Piara" tadi bikin gue gampang banget flashback mengingat semuanya...
semua yang terjadi di masa lalu...
masa yang sudah terjadi...
masa yang sebenarnya tidak perlu diingat lagi...
namun pikiran itu liar dan masuk secara tidak sengaja...
tanpa mengetuk pintu bawah sadar...

secara liar, membuat diri ini melamun...
dimulai dari saat gue masih kecil, TK - SD - SMP - SMA
hingga sekarang...
berbagai kejadian yang telah terjadi
senang dan sedih mengiringi semuanya...

gue hanya bisa menikmati dan menyesali semua kenangan tersebut.
tapi gue juga bersyukur bisa melewatkan semua kesedihan di masa lalu
bergegas untuk bersenang-senang di masa depan.
bergegas untuk masa depan...

apa yang terjadi untuk yang akan datang...
tidak pernah diketahui...
tidak akan...
namun setiap manusia bisa bersiap, mempersiapkan apa yang akan terjadi.
layaknya anak kecil yang siap menerima resiko terjatuh saat bermain ayunan.

semua akan terjadi sesuai dengan persiapan yang telah diperbuat.
semua akan berarti untuk kehidupan.
semua akan dipertanggungjawabkan pada hari-Nya.
ketika itu, lamunan ku kembali dan aku sadar....

aku bukanlah siapa-siapa... masih mentah.
tetapi barang mentah itu adalah awal dari semuanya.
tergantung usahaku untuk masa depan.

semua berawal dari sekarang.
terima kasih lagu "Bunda Piara" yang telah membuatku melihat ke belakang.
membuatku menyadari kesalahan.
mencegah agar tidak terjadi di masa depan.

terima kasih masa lalu diri ini.
dan gue tidak akan kembali ke sana.


Jakarta, 1/2/2014
MYM

Wednesday, January 21, 2015

#Opini: Sebuah Pembuktian

Hai...

Udah gila memang kalo seseorang yang gak memakai akal pikirannya...
kalo dia mengaku manusia, lalu kenapa dia tidak berpikir sebelum berbicara?
gue gak perlu forum resmi buat ngebahas ini, keanehan dimana-mana...
apakah ilmu-ilmu yang mereka dapat di selolah atau di rumah tidak berguna sama sekali?

ataukah mereka hanya mencari kesenangan semata?
busuk sekali mereka kalau tidak memakai sesuatu-yang-membedakan-manusia-dengan-binatang
mereka berteriak, seakan mereka tau apa yang mereka lakukan itu benar...
mereka berdusta, dengan alasan untuk kebaikan sesama...
mereka merusak, dengan bangganya mereka bicara...

aneh, demi kesenangan mereka membuat hal yang sebenarnya tidak harus dilakukan...
bahkan cenderung merugikan orang lain...

sebuah kondisi dimana kehidupan akan berakhir...
semakin terasa, "pukul memukul" antar manusia...

mereka yang bodoh merasa pintar...
mereka yang salah merasa benar...
mereka yang bodoh dan salah merasa harus lebih tau dan benar, dan orang lain harus mempercayainya dengan memaksa...

untuk mereka yang sedang berpura-pura dibalik kecemasannya...
percayalah kesalahan-kesalahan yang berusaha ditutupi itu akan terbuka dengan sendirinya...

jika tidak di dunia, maka mereka mendapatkan balasan yang lebih pedih lagi di akhirat....

dan cuman mau berkata saja, bahwa sesuatu yang pasti di dunia itu hanyalah kematian...

jadi jangan percaya apa kata seseorang tentang sebuah rencana-rencana hidup yang mereka tawarkan...
jalankan hidup dengan diri sendiri sebagai fondasi utama.
dan yang lebih penting lagi...

gunakan akal dan pikiran sebelum bertindak...

karena sesungguhnya yang membedakan manusia dengan babi hanyalah akal dan pikiran...


Jatinangor, January 21st 2015

Monday, January 19, 2015

#LoveRockAndYou: The Lyrics

MUSA93 1st Album "LOVE ROCK & YOU"

Good morning...

posting sebelumnya gue udah ceritain gimana aja lagu-lagu nya....

mungkin buat yang dengerin via Bandcamp, gue gak nyertain lirik nya disana,

nah posting kali ini, gue mau nge-share lirik-lirik dari album "LOVE ROCK & YOU"

enjoy.

1. Manta Ray's Attack
Music by Musa

(it doesn't have a words just sit down and enjoy the song :D)

2. Pembelaan Terhadap Hati Yang Terluka
Music & Lyrics by Musa

(Verse I)
Akankah aku selalu ada di dekatmu
Setelah kamu menolakku
Padahal aku selalu ada bersamamu
Mengapa kamu lebih suka ketidakpastian

(bridge)
Kamu hanyalah menunggu suatu yang tak pasti
Padahal aku selalu bersamamu
Selalu bersamamu... oooo...

(reff)
Apakah kamu mengerti perasaan aku
Setelah hati ini selalu dilanda rindu
Akankah kamu kembali aku tidak tahu
Mungkinkah ini hanya sekedar cerita pilu

(Verse II)
Mengapa kau menolakku pada waktu itu
Setelah kamu mengerti perasaan aku
Semoga kamu bisa menerima kenyataan
Dan juga hati ini yang telah membusuk biru

(interlude)
(back to bridge)
(back to reff) 2x

3. Casablanca Hearts
Music & Lyrics by Musa

(Verse I)
Everytime I feel
You don’t care with me
When i want close to you
I know you never want me

(Chorus)
Everynight i want to see you always on my dream
I just wanna know how i can get you
Everytime i go to sleep, i hope you always want with me
So i don’t ever want you again

(Verse II)
Everytime i saw you
I wish you’d be mine
When i want close to you
I know you never want me

(back to chorus)
(interlude)

(back to chorus)
(chorus II)
I just want to close to you
and i just wish you smile for me
i just wanna know how much you love me
i just want to close to you
and i just want you close to me
we’re just come along but we can’t together
we’re just come along but we can’t forever

4. Broken Seventeen
Music : ALICA
Lyrics : Musa

(Verse)
I Fall for the first time
I fall in love with her
But i don’t know why
You always disappear

(Bridge)
The day when you come
The day when you gone
I Hate you so much
When you give that love
When you lie to me
i think now,
 you better gone away

(Reff)
When you’re gone away
And i know with him
I feel that was so hard to believe
When you’re say you love me
When i know it’s a lie
Don’t you think i’ll apoligize you
Don’t you think i’ll be forgiving you

(back to bridge)
(back to Reff)
(interlude section)
(back to reff)

5. Nyanyian Seseorang Di Kala Rindu 
Music & Lyrics by Musa


(Chorus)
Di dalam hidup ini
Akankah kita bertemu kembali
Dalam suatu hari di saat aku merindu
Dalam lubuk hati ini
Disana aku pun terus bermimpi
Akankah kita bisa bertemu suatu saat nanti

(verse 1)
Di dalam lubuk hatiku
Terdapat cinta bahagia, bersama dirimu           
Dalam impian hati ini,
ku akan trus bermimpi
Akankah ini bisa jadi kenyataan

(bridge)
 Di saat hati ini trus sebutkan namamu
Apakah ku yakin kau kan jadi milik ku

(reff)
Di saat ku merindu, aku dengan dirimu
Bersama tuk selamanya
Di dalam hidup ini, slalu kita menyadari
Cintalah, yang membuat kita tersenyum kembali

(verse 2)
Saat ku coba tutup mata ini
Ku impikan sosok dirimu

(Back to bridge)
(back to reff)
(back to chorus)
(back to reff)

6. Love Is A.... 
Music & Lyrics by Musa

(Verse I)
My dear, my heart, my soul
My truth, the lies is hard
It’s hard to make you mine
It’s hard close to your heart

(reff)
I wanna feel you...
I wanna break you...
I wanna love you but hard to feel alright
I hope you understand
I wanna love you

(Verse II)
Loving you getting hurt
Lost you and i don’t cry
It’s hard to make you mine
It’s hard close to your heart

(back to reff)

(interlude)
(back to verse I)
(back to reff)

7. Superwomen
Music & Lyrics by Musa

(Verse I)
The day so cold outside
The rain was falling down
I understand who you are
Beside you here i stand
And i can’t do without you
You are my paradise

(bridge I)
And i can see
You better than who you are
And than i know
You are my superwoman

(reff)
I standing here close to your heart
I can’t survive if i’m without you
And i know you will be aliright
Just close to me and i feel alright

Huhuhu... huhuhu...
Just close to me and i feel okay

(verse II)
Your feeling so strong inside
Your love is never died
You take my heart so right
I was cried you said goodbye

(back to bridge I)
(back to reff)

(bridge II)
So don’t let go
Just don’t believing what they said
So Don’t let go
You are my superwoman

(back to reff) 2x
(interlude)