Wednesday, September 23, 2015

#Opini: Sebuah Testimoni Untuk Dreambirds Artwear

Hai,

mungkin postingan ini akan saya publikasikan lebih jauh jadinya saya memperkenalkan diri dahulu.

nama saya Musa. dengan nomor order PR003,
saya memang bukan orang yang gampang complain terhadap suatu produk,
tapi pada akhirnya saya harus complain akan hal ini,
kenapa ada nomor order nya? karena sampai saat ini saya belum sama sekali menerima barang yang saya beli.

sebuah fenomena fashion apparel muncul di masyarakat muda Indonesia,
ledakannya sangat besar untuk saat itu, beberapa kali masuk ke media massa,
dengan konsep "limited edition" munculah mereka yang bernama Dreambirds.

saya yang kebetulan seorang "fashion apparel freak" menjadi penasaran, beberapa saya melihat orang-orang menggunakan design seperti muka burung hantu dimana-mana, terutama saat ada event dengan tema fashion distro.

saya memutuskan untuk mencoba mencari produk tersebut, ternyata saya menemukannya, dan kebetulan Dreambirds sedang mengeluarkan produk special yang mereka beri nama "PARANG", karena kebetulan juga saya menyukai konsep batik dengan sentuhan pop, maka saya harus mencoba nya.
awal dirilis saya kehabisan, ternyata hype masyarakat akan produk ini benar-benar besar. saya pun kagum. dan pada minggu berikutnya tanggal 28 agustus 2015, Dreambirds membuka sistem PRE-ORDER untuk produk "PARANG", saya pun menyambut dengan antusias. apalagi bertepatan Dreambirds akan membuka toko utamanya.

Sebenarnya tidak ada yang salah ketika sebuah produk bagus ada pre ordernya, sekalian bisa nge-tes seberapa besar pasar yang bisa dicakup oleh produk tersebut. asal sistem dan prosedur PRE-ORDER tersebut jelas dan bisa dimengerti oleh konsumen.

Dreambirds berjanji akan mengirimkan barang untuk para konsumen yang ikut pre-order mulai tanggal 9 SEPTEMBER 2015, dan saya masih merasa maklum dan jarak antara tanggal 28 Agustus dengan 9 September tidak terlalu jauh, oleh karena itu, masih bisa saya tunggu.

proses PO nya cepat, balasan email konfirmasi nya juga saya kira tidak ada masalah pada saat awal saya memesan sebuah ZH Parang dengan SS Parang kebanggaan Dreambirds.
awalnya juga saya mencoba mengkonfirmasi Customer Service dari Dreambirds juga lancar-lancar saja.

akan tetapi, setelah tanggal 9 SEPTEMBER 2015, dan lebih dari 7 hari dari tanggal tersebut, saya mencoba untuk menghubungi CS, dan seperti biasa nomer tersebut sibuk, nah masalahnya adalah ketika nomer CS tersebut bisa tersambung, TIDAK ADA JAWABAN SAMA SEKALI DARI ORANG YANG MENGURUS CS.

dan hal tersebut terjadi kepada saya sebanyak TUJUH KALI, jika dihitung hingga hari ini.
memang sebelumnya Dreambirds secara simbolis menayangkan video pendek di Instagram dan membuat pernyataan kalau order mereka sekitar 2.400 lebih, dan mereka sampai harus menutup online order untuk mengurus pengiriman, namun ternyata sampai saat ini juga barang yang saya beli belum ada kabarnya. Email yang saya kirim pun tidak dibalas, atau hanya mendapatkan balasan pernyataan dari pihak Dreambirds agar para pelanggan tetap sabar menunggu.

sejujurnya hal ini termasuk memalukan apabila mereka mengaku bahwa Dreambirds adalah merk yang besar, namun mereka tidak bisa mengelola manajemen mereka secara baik. setidaknya untuk berhubungan dengan pelanggan via Customer Service, mereka tidak mampu meredam nya, bahkan yang saya alami cenderung menghindar dari keluhan pelanggan, sementara twitter dan instagram Dreambirds sangat aktif dalam melakukan promosi, namun tidak ada jawaban yang berarti untuk keluhan pelanggan seperti dari saya sebelum tulisan ini.

banyaknya jaringan media yang dibuat Dreambirds untuk menangani pelanggan saya rasa jadi tidak ada gunanya apabila mereka tidak mampu untuk menjawab satu persatu keluhan para pelanggan, dan yang saya takutkan nanti, apabila ada seorang pelanggan yang sakit hati sampai dalam tahap yang parah. maka bisa saja Dreambirds menerima gugatan dari pelanggan tersebut dan masuk ke pengadilan.

semoga Dreambirds bisa menjadi salah satu produk anak muda yang inovatif, dan mampu bersaing dengan produk lainnya, semoga selalu bisa memuaskan pelanggan dari pelayanan yang dilakukan.

terima kasih atas perhatiannya, mohon maaf apabila ada kata yang tidak berkenan.

23/09/2015
MYM

Friday, September 18, 2015

#Opini: Mempertanyakan Hati

Selamat pagi,

semoga tujuh hari dalam seminggu bisa mencukupi kebutuhan.
terkait dengan kabar buruk yang menimpa para pengunjung rumah Allah di timur tengah.
ku mempertanyakan sesuatu, pertanyaan ini sebenarnya tidak terkait fakta
tidak juga terkait analisis statistik dari orang-orang yang membuatnya.

saat pertama ku mengunjungi timur tengah, para pekerja projek sedang memperbesar, memperluas dan memperindah rumah Allah.
namun ku mempertanyakan, "siapakah mereka?"
mereka yang membangun rumah Allah.
apakah mereka senantiasa berada dan meminta kepada-Nya?
ataukah mereka berada dijalan lain dari-Nya?

lalu pembimbing ibadah ku menjawab,
ternyata mereka semua berasal dari luar timur tengah,
lalu pembimbing tersebut mengatakan bahwa mereka banyak yang mualaf.

lalu ku mempertanyakan nya lagi,
bagaimana mereka bisa dengan cepat mualaf?
ku tahu Allah memang maha membalikkan hati seseorang,
Allah maha pengampun
dan Allah maha segalanya,

tapi, apakah mereka mempertimbangkan sesuatu?
sampai sekarang ku tidak paham.
mekkah memang hanya diperuntukan kepada orang-orang yang bersujud kepada Allah,
hanya untuk mereka yang percaya bahwa Allah itu yang menciptakan segala dan hanya Allah yang memberikan pertolongan.

lalu sebuah pertanyaan besar dari hati keluar,

apakah mereka terpaksa untuk menjadi mualaf karena pekerjaan mereka?
padahal projek ini untuk mengagungkan Allah.
lalu jika projek ini selesai dan mereka kembali ke kampung halaman,
apakah mereka kembali menjadi seperti semula?

bagi ku dalam kepercayaan kepada Allah tidak bisa dibuat permainan,
harus benar-benar ada.... dari dalam hati, berasal dari sana, lalu dalam perbuatan.

namun ku tidak berhak berpendapat, apalagi menghujat suatu kaum yang ingin menjadi lebih baik, yang ingin lebih dekat dengan Allah.
ku mendukung mereka, untuk terus dekat dengan Allah. bersama dekat dengan Allah.

ku hanya bisa bertanya dan bertanya kepada Allah,
hingga suatu saat Allah akan menjawab.

untuk mereka yang dengan ikhlas bergabung dengan Allah.
dengan senyuman ku katakan,

"Selamat datang di kebaikan yang abadi." :)

18/09/2015
MYM

Thursday, September 03, 2015

#Story: Renungan Malam

Hai,

terbangun ku tengah malam,
terbangun ku karna gusar yang melawan
mematahkan mimpi yang melintas,
mata tak bisa terpejam

sebuah renungan malam harus ku lakukan
hanya sebagai media peringatan,
ku berharap bisa terus mempertahankan,
di kala bintang yang menerangkan

mempertanyakan keadaan diri di depan Tuhan
mengharapkan suatu yang besar terjadi,
tak pernah ku sadari sebelumnya, di saat rejeki datang menghampiri,
sebuah ego ku sandingkan dengan amarah
rejekipun pergi dengan sia-sia

sebuah kisah tentang uang, dan ego
menjadikan manusia melupakan asal
Tuhan pun enggan berkehendak untuk mereka
namun, aku harus melawan, agar tidak tersayat
perihnya luka ego yang tak padam

sebuah mimpi, sebuah obsesi
obsesi ku ternyata bisa menghancurkan
ku hanya ingin menjalankan mimpi
walau hidup tak berkata lagi

sebuah tulisan yang ku harap bisa memberi jawab pasti
dari suatu harapan yang bisa dibeli,
namun ku harus bersabar menjalani,
proses panjang yang datang menghampiri.

wahai mimpi, tetaplah menjadi besar,
walaupun kau mungkin sulit terjamah
suatu saat nanti, kita akan berjumpa
dikala rintang tak berkaki lagi.


03/09/2015
MYM