Tuesday, November 24, 2015

#MusaReview: Stockdale, Indonesia X American Rock From Melbourne

Stockdale Album Cover
Teman dekat mengirimkan sebuah album rilisan dari satu band indie, bernama Stockdale, asal band ini dari Melbourne, Australia.
Setelah didengarkan dan ditanyakan ke teman yang mengirimkan album ini, ternyata member Stockdale adalah orang-orang Indonesia yang berkarya di Melbourne, dan ternyata album ini masih sangat hangat masuk ke meja "redaksi".
let's start the review!

1. Life Chronicle
isian "EDM" dalam intro dan (nantinya ada di) outro memang jadi pengantar yang baik, lalu riff gitar dengan distorsi yang berat ala tremonti membuat intro lagu ini semakin berisik, masuk ke bagian verse yang pelan, vokal berat dari sang pria dengan vokal "empuk" mengisi lagu ini, menuju bagian reff, lagu ini menjadi berisik lagi. dan lagu ini cocok, untuk menjadi pembuka sebuah album. jika lagu ini sedikit lebih berat atau mungkin menambahkan isian satu gitar lagi agar lebih ramai, mungkin saja lagu ini bisa sangat laku di pasaran. nice start for the album.

2. Winter Sonata
bisa dibilang lagu ini seperti slow rock pada era 80s, seperti lagu-lagu dari Bon Jovi, atau Guns N Roses saat mereka sedang galau. menarik memang pola "pelan-kencang" pada lagu ini, namun isian satu gitar saja mungkin menjadi poin negatif. mungkin sang gitaris yang mengisi lagu ini adalah fans berat dari Creed atau Alterbridge dimana Mark Tremonti menjadi otaknya. dan ya, lagu ini enak di dengar, terutama untuk mereka yang menyukai musik-musik seperti garage rock. gue sendiri suka sama bagian solo gitar di lagu ini hehehe.

3. Absolutely An Absolut
lagu ini mungkin ditulis oleh mereka pada saat sedang memasuki fase "down" dalam hidup mereka. dimana mereka membutuhkan tempat untuk menyendiri. untuk menenangkan diri. begitulah yang mereka ceritakan pada lirik lagu ini. untuk musiknya sendiri, lagu ini sangat "american" rock ala Alterbridge. simple song with a value of the story.

4. Sail Away
kebalikan dari lagu sebelumnya, musik yang dikemas dari lagu ini.... keren. isian gitar, solonya, dan pattern pengisian musik-musiknya bagus. meskipun liriknya sangat simpel. untuk musiknya, lagu ini memang sangat menonjol dibandingkan yang lain.

5. Platonic Love Karma
lagu ini punya alur emosi dari bawah hingga klimaks pada akhir. sesuai dengan temanya, yaitu a love song. gue yakin yang ngedengerin pertama kali, pasti suka bagian klimaks dari lagu ini, karena memang keren bagian tersebut. alur emosi lagu nya ada di puncak. cool.

6. Today's Menu
catchy song in between of slow songs. boleh juga ternyata lagu ini diselipkan ditengah-tengah album. setelah mereka menjadi american, lalu mereka seperti menunjukan kalo mereka bisa membuat orang lain bergoyang dengan irama british. sayangnya lagu ini berdurasi sebentar, mungkin kalo sedikit ditambah lirik ataupun musik lainnya bisa menambah hikmat lagu ini.

7. What Would You Do
sejujurnya gue suka tema dari lagu ini, semacam kritik yang dilontarkan melalui lagu ini, mengenai penggunaan dan perkembangan teknologi. seandainya musik lagu ini lebih "keras" dan "berisik" sangat memungkinkan untuk lagu ini maju sebagai single yang bisa mereka promosikan.

8. Settle Down
influence terbesar mungkin dalam lagu ini berasal dari US, namun bisa saja feel yang didapatkan berubah menjadi Indonesian rock, begitulah yang dirasakan saat pertama kali mendengarkan lagu ini. by the way, interlude alias isian keyboard untuk orkes lagu ini enak juga.

9. Live This Life
saat temen gue ngasih album ini, dia menyarankan kalo gue dengerin lagu ini dulu. karena enak banget, dan ternyata bener. feelnya dapet, emosi sang vokalis juga berasa di lagu ini. memang lagu akustik tidak pernah mengecewakan hehehe. akan tetapi lagu ini buat gue jadi penutup album yang sangat baik. serius. semoga pada saat gig lagu ini dimainkan di akhir acara.

10. Untuk Yang Terbaik
tidak ada salahnya, band asal Melbourne, Australia mengeluarkan lagu berbahasa Indonesia. secara, mereka berasal dari Indonesia. menurut gue pribadi, lagu ini ya memang rock indonesia banget sih. namun mungkin gue juga menggangap lagu ini sebagai sebuah bonus track yang keren.

No comments:

Post a Comment